Jawaban Azis Syamsudin Soal Tagar Mosi Tidak Percaya DPR, "Pada Saat Pemilu Jangan Dipilih"

Ini jawaban Azis Syamsudin yang kemarin menjadi pimpinan sidang rapat paripurna terkait ramai tagar mosi tidak percaya terhadap DPR.

Editor: taufik ismail
KOMPAS IMAGES
Azis Syamsuddin 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Pengesahan RUU Cipta Kerja menjadi undang-undang menjadi polemik.

Di media sosial ramai tagar yang intinya tak mempercayai lagi DPR RI.

Hal ini mendapat tanggapan dari Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin.

Ia angkat bicara terkait maraknya tagar di media sosial setelah DPR mengesahkan RUU Cipta Kerja menjadi undang-undang dalam Rapat Paripurna, Senin (5/10/2020).

Azis mengatakan, pengesahan RUU sapu jagat itu merupakan keputusan kolektif kolegial dan bukan keputusan personal.

"Sehingga putusan ini bukan putusan personal tapi keputusan dari institusi yang bersifat kolektif kolegial dari sembilan partai yang ada di sini," kata Azis di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (6/10/2020), dilansir dari Tribunnews.com.

Azis tak khawatir pengesahan RUU Cipta Kerja tersebut akan berdampak pada turunnya kepercayaan rakyat kepada DPR.

Azis juga mempersilakan rakyat untuk tidak memilih caleg di Pemilihan Umum selanjutnya, apabila dianggap tidak amanah.

"Ya, kalau tidak percaya, nanti pada saat pemilu jangan dipilih. Nanti pada saat pilkada untuk tidak memilih partai-partai itu, calon-calon itu. Sepanjang rakyatnya nanti memilih di tahun 2024, dia akan masuk lagi dia di dalam parliamentary threshold. Yang menilai, kan, masyarakat," ujarnya.

Untuk diketahui, seusai DPR mengesahkan RUU Cipta Kerja menjadi undang-undang dalam Rapat Paripurna ke-7 masa persidangan I 2020-2021 pada Senin (6/10/2020), ramai bermunculan tagar di media sosial Twitter seperti #MosiTidakPercaya hingga #tolakruuciptakerja.

Adapun dalam Rapat Paripurna, dari sembilan fraksi di DPR, hanya Fraksi Partai Demokrat dan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera yang menolak seluruh hasil pembahasan RUU Cipta Kerja.

Hasilnya, RUU Cipta Kerja tetap disahkan menjadi undang-undang.

Mayoritas fraksi DPR dan pemerintah setuju.

Diawali Isyarat Azis kepada Puan Maharani, Mik Benny Mati, Andi Arief Singgung Puan di Unggahannya

Soal Mikrofon Dimatikan Saat Demokrat Interupsi di Paripurna UU Cipta Kerja, Sekjen DPR Jelaskan Ini

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Wakil Ketua DPR: Kalau Tidak Percaya Jangan Pilih Saat Pemilu Nanti".

Sumber: Kompas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved