Penanganan Virus Corona
Hindari Penyebaran Covid-19, Pedagang dan Tukang Parkir di Objek Wisata Pantai Sukabumi Dirapid Test
Ada empat tempat objek wisata pantai yang dilakukan rapid test. Diantaranya di RTH Citepus, Pantai Citepus Istana Presiden, dan lainnya
Penulis: M RIZAL JALALUDIN | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Kontributor Kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin
TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Sejumlah pedagang dan tukang parkir di objek wisata pantai yang ada di Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat jalani rapid test.
Camat Palabuhanratu, Ahmad Samsul Bahri mengatakan, rapid test dilakukan oleh Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sukabumi itu untuk menghindari adanya penyebaran Covid-19 di objek wisata.
Ada empat tempat objek wisata pantai yang dilakukan rapid test. Diantaranya di RTH Citepus, Pantai Citepus Istana Presiden, Pantai Cipatuguran dan Pantai Batu Bintang.
• Masuk Zona Oranye, Pemkot Sukabumi Tidak Lakukan Pembatasan Jam Operasional di Sektor Perekonomian
"Ia betul kita (hari Minggu) adakan rapid test massal pelaku wisata, ini dilakukan kita ingin melakukan pengecekan karena lebur pekan kemarin dikunjungi banyak pengunjung dari luar kota," ujarnya.
Ia menyebutkan, sekitar 50 pelaku usaha hingga tukang parkir di objek wisata yang di rapid test gugus tugas.
Dari 50 orang tersebut, ia mengatakan ada satu orang yang hasilnya meragukan, sedangkan 49 lainnya non reaktif.
"Ada satu yang samar, meragukan, jadi akan dilaksanakan rapid test ulang atau nanti langsung Swap test oleh tim kesehatan Puskesmas, yang 49 alhamdulillah non reaktif," jelasnya.
• Patuhi Protokol Kesehatan, Masayarakat Bisa Bantu Hadapi Pandemi Dengan Disiplin 3M
Menurutnya, rapid test hanya dilakukan terhadap 50 orang karena keterbatasan alat rapid test dari Puskesmas Palabuhanratu.
"Kita baru bisa melakukan rapid terhadap 50 orang, tapi minimal kita bisa mewakili titik titik keramian tersebut, karena keterbatasan alat rapid test dari Puskesmas Palabuhanratu," terangnya.
Pemerintah lewat Satgas Covid-19 saat ini terus menggencarkan kampanye penyuluhan 3M (Memakai masker, rajin mencuci tangan, dan selalu menjaga jarak).
Kampanye 3M ini terus menerus disosialisasikan supaya masyarakat tidak lupa bahwa penyebaran Covid-19 banyak datang dari pergerakan manusia. Makanya, pelaksanaan 3M harus dijalankan secara ketat.
Tribunjabar.id, grup Tribunnews.com, mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M ( wajib memakai masker, wajib rajin mencuci tangan, dan wajib selalu menjaga jarak).
Bersama-kita lawan virus corona.
• Patuhi Protokol Kesehatan, Masayarakat Bisa Bantu Hadapi Pandemi Dengan Disiplin 3M
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/pedagang-sampai-tukang-parkir-di-tempat-wisata-pantai-palabuhanratu-sat-di-rapid-test.jpg)