Kamis, 16 April 2026

Penanganan Virus Corona

Siap-siap Mini Lockdown! Pemkot Bandung Sudah Mendata Wilayah yang Bakal Menerapkan PSBMK

Sebelum menerapkan PSBMK, kata Ema, ia meminta para camat dan lurah berkoordinasi dengan aparat lain

Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Warga melintas di kawasan Pasar Baru Trade Center yang masih tutup di Jalan Otto Iskandardinata yang lengang, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (19/5/2020). Menjelang Idulfitri 1441 H yang tinggal sepekan lagi, Pasar Baru Bandung dan toko-toko di sekitarnya masih tutup karena masih dalam penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). 

TRIBUNJABAR.ID - Pemerintah Kota Bandung sudah mendata wilayah yang kemungkinan bakal diterapkan pembatasan sosial berskala mikro dan komunitas (PSBMK).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna, mengatakan, dalam penerapan PSBMK nantinya bakal menyasar RW yang terdapat kasus positif Covid-19 dan tidak full satu kelurahan atau kecamatan.

Kota Bandung Bersiap Mini Lockdown!

BREAKING NEWS: Kota Bandung Siap-siap Mini Lockdown, Ini Wilayah yang Rencananya Dibatasi

Mini Lockdown di Bandung Jadi Diberlakukan? Ini Penjelasan Wali Kota Bandung

Saat ini, Ema baru berkoordinasi dengan camat dan lurah di Kota Bandung untuk menginformasikan perihal rencana penerapan PSBMK di kewilayahan.

“Kami mengundang para lurah yang memang berdasarkan data jumlah positif aktifnya masuk kategori cukup tinggi, kami memberikan arahan bagaimana untuk melakukan persiapan apabila kebijakan nanti diambil oleh Pak Wali Kota tentang PSBMK,” ujar Ema, saat ditemui di Balai Kota Bandung, Jumat (2/10/2020).

Penutupan jalan di simpang empat atau Jalan RE Martadinata atau Riau dan Jalan Merdeka, Kota Bandung, Minggu (28/6/2020), malam.
Penutupan jalan di simpang empat atau Jalan RE Martadinata atau Riau dan Jalan Merdeka, Kota Bandung, Minggu (28/6/2020), malam. (Tribun Jabar/Ery Chandra)

Berdasarkan data sebaran kasus positif aktif yang ada, kata Ema, kemungkinan hanya akan ada beberapa RW yang tersebar di sembilan kelurahan yang bakal diterapkan PSBMK.

“(Kelurahan mana saja) saya lupa, yang saya ingat itu ada Sukaraja dan Sekeloa. Kelurahan yang tadi mereka menyatakan akan segera menindak lanjuti tapi bukan berarti hari ini diberlakukan,” ucap mantan Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah ini.

“Memang faktanya di sembilan kelurahan ini ada di wilayah RW-nya yang positif, makanya tadi saya cross check ke lurah,” ujarnya.

Sebelum menerapkan PSBMK, kata Ema, ia meminta para camat dan lurah berkoordinasi dengan aparat lain di kewilayahannya agar tidak menimbulkan gejolak di masyarakat.

“Kebijakan ada di Pak Wali Kota. Hari Senin lurah akan laporan ke kami. Setelah itu akan turun ke lapangan melihat kesiapan."

"Bila perlu kami simulasikan dalam artian yang kami minta ke lurah mereka harus sudah matang dengan unsur pimpinan yang ada di wilayahnya, tergantung dari lurahnya. Pokoknya apapun yang diambil harus sudah hasil kesepakatan bersama agar tidak ada gejolak dari masyarakat,” kata Ema.

Lebih Efektif

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kota Bandung berencana mengkaji penerapan karantina wilayah terbatas atau mini lockdown untuk menekan penyebaran virus korona.

Wali Kota Bandung Oded M Danial menegaskan itu saat ditemui di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandung, Jalan Jakarta, Rabu (30/9/2020).

Oded mengatakan, ia akan secepatnya membahas rencana penerapan kebijakan tersebut bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopinda), termasuk Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna.

"Saya sudah ngobrol sama Pak Sekda untuk membahas dengan tim gugus tugas Kota Bandung," ujarnya.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved