Virus Corona di Jabar
KABAR BAIK, 254 Orang Sembuh dari Covid-19 di Kota Cimah
Ada penambahan pasien yang sembuh dari Covid-19 dan pasien yang terpapar aktif berkurang dalam 1 hari
Penulis: Daniel Andreand Damanik | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Wartawan Tribun Jabar Daniel Andreand Damanik
TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Kabar baik datang dari Kota Cimahi. Dari 324 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Cimahi, 254 orang diantaranya dinyatakan sembuh dari Covid-19.
Data tersebut dikeluarkan Pusat Informasi Covid-19 Cimahi (PICC) pada Rabu (30/9/2020) pukul 10.00 WIB.
Selebihnya, 62 orang masih terkonfirmasi positif aktif dan 8 orang meninggal dunia akibat Covid-19.
• Bosan Rambut Pendek, Yuk Coba Tips Ini untuk Panjangkan Rambut
Jika dibandingkan pada Selasa 29 September 2020, ada 66 orang terkonfirmasi positif di Kota Cimahi, 244 orang dinyatakan telah sembuh, dan 8 orang meninggal dunia.
Artinya, ada penambahan pasien yang sembuh dari Covid-19 dan pasien yang terpapar aktif berkurang dalam 1 hari.
Sementara, jumlah orang yang dinyatakan suspek sebanyak 1.322 orang. Rinciannya, 19 orang masih dalam isolasi dan perawatan dan 1.303 sudah selesai diisolasi dan usai dirawat.
Berdasarkan data dari Pusat Informasi Covid 19 Cimahi (PICC) pada Rabu (30/9/2020) pukul 10.00 WIB, bahwa ada 8.714 orang yang menjalin kontak erat di Cimahi. Sebanyak 97 orang masih diisolasi, dan 8.617 sudah selesai menjalankan isolasi.
Sementara untuk kasus "probable" atau orang yang menunjukkan gejala ISPA berat namun belum ada hasil yang pasti menunjukkan dirinya positif, tidak ada yang dalam perawatan atau isolasi dan tidak ada yang selesai proses perawatan (probable discerded) di Kota Cimahi berdasarkan data yang dilansir di PICC.
• Jumlah Pelanggaran Protokol Kesehatan di Sumedang Tertinggi di Jabar, Ternyata Ini Penyebabnya
Namun, berdasarkan data PICC, 4 orang meninggal dalam tahap probable. Kasus probable, yaitu orang yang diyakini sebagai suspek dengan ISPA berat atau gagal nafas akibat aveoli paru-paru penuh cairan (ARDS) atau meninggal dengan gambaran klinis yang meyakinkan Covid-19 dan belum ada hasil pemeriksaan laboratorium RT-PCR. Kasus kematian ditahap probable bertambah satu orang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ilustrasi-vitamin-d-dan-covid-19.jpg)