Breaking News:

UPDATE Covid-19 Kota Cimahi, Pasien Sembuh Tambah 2 Orang tapi yang Positif Pun Tambah 2 Orang

Kabar baik datang dari Kota Cimahi. Dari 320 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Cimahi, 246 orang

Penulis: Daniel Andreand Damanik | Editor: Ichsan
istimewa
ilustrasi korban Covid-19 di Kota Cimahi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar,  Daniel Andreand Damanik

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Kabar baik datang dari Kota Cimahi. Dari 320 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Cimahi, 246 orang di antaranya dinyatakan sembuh dari Covid - 19.

Data tersebut dikeluarkan Pusat Informasi Covid-19 Cimahi (PICC) pada Selasa (29/9/2020) pukul 10.00 WIB.

Selebihnya, 66 orang masih terkonfirmasi positif aktif dan 8 orang meninggal dunia akibat Covid-19.

Jika dibandingkan pada Selasa 28 September 2020, ada 64 orang terkonfirmasi positif di Kota Cimahi. 64 orang masih terkonfirmasi aktif Covid-19, 244 orang dinyatakan telah sembuh, dan 7 orang meninggal dunia.

Kemana Perginya Menkes Terawan? Pengamat: Tidak Usah Dicari, Tanya Covid-19 Langsung ke Bos-nya Saja

Artinya, ada penambahan pasien yang sembuh dari Covid-19 sebanyak dua orang dan pasien yang terpapar aktif juga bertambah dua orang selama 1 hari.

Sementara, jumlah orang yang dinyatakan suspek sebanyak 1.315 orang. Rinciannya, 38 orang masih dalam isolasi dan perawatan dan 1.277 sudah selesai diisolasi dan usai dirawat.

Berdasarkan data dari Pusat Informasi Covid 19 Cimahi (PICC) pada Selasa (29/9/2020) pukul 10.00 WIB, bahwa ada 8.695 orang yang menjalin kontak erat di Cimahi. Sebanyak 118 orang masih diisolasi, dan 8.577 sudah selesai menjalankan isolasi.

Sementara untuk kasus "probable" atau orang yang menunjukkan gejala ISPA berat namun belum ada hasil yang pasti menunjukkan dirinya positif, tidak ada yang dalam perawatan atau isolasi dan tidak ada yang selesai proses perawatan (probable discerded) di Kota Cimahi berdasarkan data yang dilansir di PICC.

Berita Persib, Victor Igbonefo Kecewa Jika Liga 1 2020 Tak Jadi Digelar, Sudah Lakukan Persiapan

Namun, berdasarkan data PICC, 4 orang meninggal dalam tahap probable. Kasus probable, yaitu orang yang diyakini sebagai suspek dengan ISPA berat atau gagal nafas akibat aveoli paru-paru penuh cairan (ARDS) atau meninggal dengan gambaran klinis yang meyakinkan Covid-19 dan belum ada hasil pemeriksaan laboratorium RT-PCR. Kasus kematian ditahap probable bertambah satu orang.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved