Breaking News:

Virus Corona di Jabar

Reagen Tes Swab Tinggal 5.000 Unit Lagi, Jabar akan Gandeng Laboratorium Swasta

Reagen untuk pengujian swab test Covid-19 metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di Jawa Barat bersisa tinggal 5.000 unit lagi.

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Dedy Herdiana
Tribun Jabar/Muhamad Syarif Abdussalam
Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Gedung Sate menjalani tes usap atau tes swab Covid-19, Senin (27/7/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Reagen untuk pengujian swab test Covid-19 metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di Jawa Barat bersisa tinggal 5.000 unit lagi.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat pun meminta kembali penambahan pasokan reagen kepada pemerintah pusat.

"Tes PCR mingguan kita mengalami penurunan, yang tadinya kita sudah bisa mencapai 50.000 tes PCR, per minggu ini menurun karena jumlah persediaan reagen PCR kita sedang menurun ya, minggu ini tinggal 5.000 lagi kalau tidak salah," kata Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil seusai memimpin rapat koordinasi Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jawa Barat, Senin (28/9/2020).

20 Warga Pohat Kecamatan Rancah Ciamis Jalani Tes Swab, Ini Alasannya

VIDEO-5 Orang dari Satu Keluarga Dijemput Babinsa Cibadak untuk Tes Swab, Seorang Positif Covid-19

Sesuai prosedur, katanya, Pemprov Jabar akan meminta pemerintah pusat untuk mendatangkan kembali 250.000 reagen PCR ke Jawa Barat.

Selanjutnya, untuk menambah kapasitas, pengetesan PCR ini akan menggandeng laboratorium swasta.

"50.000 (PCR) kita kelola, 200.000-nya akan digunakan metode baru, yaitu mengajak pihak swasta. Karena kapasitas total laboratorium kita sudah mentok sehingga untuk meningkatkan kapasitas testing itu harus dengan melibatkan perusahaan swasta," katanya.

Jika pun pihak swasta membantu pengetesan PCR, harganya akan sesuai dengan peraturan pemerintah, sesuai dengan aturan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Dengan demikian, harganya pun tidak akan terlalu mahal.

"Tes PCR di Jawa Barat secara akumulatif itu kedua terbanyak jumlahnya di Indonesia, sudah 383.000," katanya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved