Breaking News:

Kapolres Subang Bersama Forkopimda Terjun Langsung Mengecek dan Mediasi Terkait Pemberitaan Pungli

Kapolres Subang AKBP Aries Kurniawan Widiyanto., S.H bersama Forkopimda Kabupaten Subang melakukan pengecekan langsung ke Kampung/Desa Sumurbarang

Editor: Dedy Herdiana
Istimewa
Kapolres Subang AKBP Aries Kurniawan Widiyanto., S.H bersama Forkopimda Kabupaten Subang melakukan pengecekan langsung ke Kampung/Desa Sumurbarang Kecamatan Cibogo, Kabupaten Subang, Sabtu (26/09/2020). 

TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - Kapolres Subang AKBP Aries Kurniawan Widiyanto., S.H bersama Forkopimda Kabupaten Subang melakukan pengecekan langsung ke Kampung/Desa Sumurbarang Kecamatan Cibogo, Kabupaten Subang, Sabtu (26/09/2020).

Hal itu dilakukan untuk menyikapi pemberitaan di salah satu Media online terbitan Selasa 22 September 2020 tentang Pungli dan Premanisme Sangat Mengganggu Proyek Strategis Pelabuhan Patimban Subang, Agar Ditindak Tegas.

Hasil dari pengecekan dan langsung melakukan penyelidikan tersebut, Kapolres memperoleh keterangan yang di antaranya, benar bahwa di Kampung/Desa Sumurbarang Kecamatan Cibogo Kabupaten Subang terdapat galian tambang sirtu milik David dan Juki.

Polsek Ciasem Subang Tegur Pelanggar Tak Pakai Masker dan Pasang Spanduk Imbauan

Sosialisasi 4 Pilar Aplikatif, Dedi Mulyadi dan Warga Bersihkan Lingkungan dari Sadang sampai Subang

Hasil tambang tersebut diangkut menggunakan kendaraan dum truck engkel dengan muatan kurang lebih 9 kubik, dan material tersebut dibawa menuju Pelabuhan Patimban dengan melewati akses jalan ke Desa Sidajaya dan Sidamulya Kecamatan Pagaden Kabupaten Subang.

“Atas aktivitas kendaraan pengangkut material yang melewati Desa Sidajaya dan Desa Sidamulya kemudian dilakukan pungutan bukan restribusi ( pungli) oleh yang mengatasnamkan karang taruna Desa Sidajaya sdr. Taufik dan Desa Sidamulya Sdr. Emon sebesar Rp 20.000 unit kendaraan. Lalu uang hasil pungutan tersebut digunakan untuk keperluan perbaikan jalan yang rusak akibat dari aktivitas kendaraan pengangkut material tersebut," ujar Kapolres sesuai dengan keterangan tertulis dari Humas Polres Subang, Sabtu (26/9/2020).

Kapolres juga menjelaskan terkait alasan dilakukannya pungutan oleh kedua orang tersebut.

"Karena kendaraan pengangkut material tersebut tidak sesuai dengan kelas jalan yang dilewati atau daya angkut melebihi kapasitas jalan," ucapnya.

Setelah mendapatkan sejumlah keterengan tersebut, di hari yang sama, Kapolres melakukan pertemuan dengan Bupati Subang Drs. H. Ruhimat, Camat Cipunagara Drs. Ubay Subarkah, Kepala Desa Sidamulya dan Kepala Desa Sidajaya, bertempat di Rumah kediaman Urip, tokoh masyarakat setempat.

Kapolres Subang AKBP Aries menyampaikan bahwa Polres Subang melalui melalui Kasat Reskrim AKP Wafdan memintai keterangan terhadap pengusaha galian yaitu Sdr. David dan Juki, pelaku pungutan liar yaitu Sdr. Emon dan Taufik serta Kepala Desa Sidajaya Sdr. Carta dan Kepala Desa Sidamulya Sdr. Warto. Serta telah menfasilitasi untuk semua pihak melakukan musyawarah.

“Melakukan musyawarah antara pihak pengusaha galian, pelaku pungutan liar dan Kepala Desa Sidajaya dan Sidamulya guna mencegah terjadinya konflik di masyarakat”, tuturnya.  (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved