Persib Bandung
Pelatih Madura dan Persib Soal Bursa Transfer Liga 1 Dibuka, Coach RD Bilang Cerdas, Robert: Skandal
Ini komentar dua pelatih yang timnya akan bertemu tanggal 4 Oktober mengenai bursa transfer yang dibuka.
TRIBUNJABAR.ID, MADURA - Beberapa hari lalu pelatih Persib Bandung Robert Alberts berkomentar mengenai bursa transfer yang tiba-tiba dibuka.
Padahal sebelumnya ada kesepakatan bursa transfer tak dibuka hingga Desember.
Menurut Robert Alberts ini merupakan skandal.
Namun lain halnya dengan penilaian Manajer Madura United Rahmad Darmawan.
Ia memberikan penilaian khusus terhadap dimajukannya bursa transfer kompetisi Liga 1 2020.
Bahkan, dia memandang, itu langkah yang cerdas.
Diketahui, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memajukan bursa transfer dari 21 September-18 Oktober 2020.
Langkah tersebut sudah berdasarkan persetujuan FIFA.
Alasan pelatih yang familiar disapa RD itu memberikan pujian tinggi tidak terlepas dari tidak realistiknya saat masih dipaksakan dibuka pada bulan Desember.
Sebab, kompetisi domestik tertinggi Indonesia kali ini hanya 5 bulan, sejak Oktober 2020-Februari 2021.
Pandangan RD, saat dipaksakan justru bakal terlihat aneh.
Sebab, tim bakal mengontrak pemain dengan durasi dua bulan.
“Saya rasa majunya bursa transfer atau open window dibuka lebih awal dengan masa kompetisi saat ini sangat pendek, apabila tetap di bulan Desember, praktis pemain hanya punya kontrak dua bulan. Jadi, sangat tidak realistik,” ucapnya di laman resmi klub, Kamis (24/9/2020).
Di samping itu, mantan Pelatih Persija Jakarta ini juga menuturkan, dimajukannya bursa transfer bakal membantu semua tim yang bakal bersiap menatap kompetisi di tengah wabah Covid-19.
Ditambah lagi, banyak kontestan Liga 1 2020 yang gagal renegosiasi kontrak dengan pemainnya seiring dari regulasi terbaru klub bisa renegosiasi kontrak 50:50.