Rasakan Kelezatan Kue Balok Pasopati Kota Cimahi, Aneka Varian Mulai Kekinian hingga Ubi Cilembu
Misalnya di Kota Cimahi yang letaknya berdekatan dengan Bandung, memiliki beragam kuliner yang mengguncang rasa
Penulis: Fasko dehotman | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Fasko Dehotman
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Selain wisata alam dan budaya, wisata kuliner juga mendapatkan tempat di hati para pelancong.
Misalnya di Kota Cimahi yang letaknya berdekatan dengan Bandung, memiliki beragam kuliner yang mengguncang rasa.
Bila mampir ke Kota Cimahi, jangan lewatkan untuk menikmati kuliner kue baloknya.
Nah salah satu kue balok yang terkenal di Kota Cimahi dan cocok dijadikan oleh-oleh adalah Kue Balok Pasopati.
Kue Balok Pasopati ini tersedia di Kedai Kunang Kunang 22, Jalan Jenderal H Amir Machmud No 274, Kota Cimahi, Jawa Barat.
Kue Balok Pasopati menawarkan empat varian kue balok.
• Produk Pijakbumi Asal Bandung Meraih Penghargaan di Italia, Sepatunya 95% Terbuat dari Tumbuhan

Di antaranya adalah varian brownies (coklat), talas, red velvet, dan ubi Cileumbu.
Seluruh varian tersebut dikemas menggunakan kotak food grade kualitas terbaik.
Pada bagian atas kotaknya terpampang brand Kue Balok Pasopati lengkap dengan icon jembatan Pasopati Bandung.
All varian Kue Balok Pasopati ini ditawarkan Rp 35 ribu per-satu kotak.
Satu porsi di kotak tersebut berisikan 10 potong kue balok yang disusun rapi dalam dua baris.
Marketing Leader Bandung Kunang Kunang 22, Rengga Eka Laksono, menuturkan, Kue Balok Pasopati merupakan produk kuliner dari Kunang Kunang 22 untuk dijadikan oleh-oleh atau teman cemilan pengganjal perut di malam hari.
"Selain varian brownies, tiga varian lainnya merupakan keluaran terbaru dari brand Kue Balok Pasopati. Tiga varian tersebut telah di-launching sejak Sabtu (19/4/2020) di Kedai Kunang Kunang 22 outlet Cimahi," ujar Rengga kepada Tribun Jabar, ditemui di Kedai Kunang Kunang 22 Outlet Cimahi, Rabu (23/9/2020).
• Romantisnya Nonton Film dari Tenda di Bawah Bintang, Suguhkan City Light Bandung
Rengga menambahkan, alasan mereka memilih rasa talas dan red velvet karena dua varian tersebut masih digandrungi banyak orang.