Kasus Penyerangan Mapolsek Ciracas, Total Kerugian yang Ditimbulkan Oknum Anggota TNI Capai Rp 1 M

Dari 125 oknum TNI tersebut 95 di antaranya merupakan oknum TNI AD, 11 orang dari oknum TNI AL, dan 19 oknum TNI AU.

Editor: Ravianto
ist
Mapolsek/Markas Kepolisian Sektor Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (29/8/2020) dini hari 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Para oknum TNI tersangka pelaku perusakan dan penganiayaan di Ciracas Jakarta Timur dan sekitarnya pada Sabtu (29/8/2020) dini hari lalu melakukan perusakan sepanjang 8 Km dari titik kumpul mereka di Arundina Cibubur hingga sekitar Mapolsek Ciracas di Kramat Jati Jakarta Timur.

Komandan Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Darat (Danpuspomad) Letjen TNI Dodik Widjanarko menyampaikan hal tersebut untuk menjawab pertanyaan masyarakat yang hanya mengetahui hanya Mapolsek Ciracas yang dirusak dalam insiden tersebut. ( Mapolsek Ciracas diserang orang tak dikenal belakangan diketahui oknum anggota TNI AD, total kerugian capai Rp 1 miliar )

Hal tersebut disampaikan Dodik saat konferensi pers di Markas Puspomad Jakarta Pusat pada Rabu (23/9/2020).

"Jadi masyarakat masih belum paham bahwa kejadian itu dari Arundina sampai dengan di Polsek Ciracas. Sepanjang 8 km, kalau tidak salah lebih kurang 8 km," kata Dodik sambil menunjuk peta yang ditampilkan di layar proyektor.

Dodik mengatakan hal tersebutlah yang menyebabkan ganti rugi yang sementara harus ditanggulangi oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa jumlahnya terbilang fantastis.

"Makanya Bapak Pangdam Jaya atas nama Bapak KSAD melakukan proses penggantian yang sepanjang ini yang dirusak. Itu yang perlu saya jelaskan kepada masyarakat dan kawan-kawan bahwa yang dirusak itu bukan hanya polsek saja tapi sepanjang jalan 8 Km itu ada yang dirusak," kata Dodik.

Hingga hari ini Rabu (23/9/2020), total sebanyak 66 oknum TNI dari tiga matra TNI telah ditetapkan tersangka dalam insiden perusakan dan penganiayaan yang diduga dilakukan oleh sekelompok oknum TNI pada Sabtu (29/8/2020) dini hari lalu.

Dari 66 oknum TNI tersebut 58 di antaranya dari oknum TNI Angkatan Darat (AD), tujuh oknum TNI Angkatan Laut (AL), dan satu orang oknum TNI Angkatan Udara (AU).

Jumlah tersangka tersebut tercatat bertambah satu orang sejak sepekan sebelumnya. 

Selain itu, sebanyak 125 oknum TNI dari tiga matra TNI telah diperiksa terkait peristiwa tersebut. 

Dari 125 oknum TNI tersebut 95 di antaranya merupakan oknum TNI AD, 11 orang dari oknum TNI AL, dan 19 oknum TNI AU. 

Sebelumnya diberitakan Panglima Kodam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman mengatakan hingga kemarin Selasa (15/9/2020) TNI Angkatan Darat (AD) telah membayarkan ganti rugi total sebesar Rp778.407.00 kepada para korban insiden penganiayaan dan perusakan yang diduga dilakukan oleh oknum TNI di Ciracas Jakarta Timur dan sekitarnya pada Sabtu (29/8/2020) lalu.

Meski jumlah tersebut bertambah, namun jumlah laporan pengaduan yang diterima dari para korban tidak berubah sejak sepekan lalu.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved