Minggu, 19 April 2026

Ini Alasan Indy 'Jurnal Risa' Kerja Keras di Usia Remaja

Saat masih SMA, Indy harus menerima kenyataan pahit, sang ibu yang menjadi single parent selama ini meninggal dunia pada 2016.

instagram @indyratnap
influencer fesyen asal Bandung, Indy Ratna Pratiwi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Melihat influencer menggunakan barang-barang yang serba kekinian, mendapatkan produk kecantikan, mencoba berbagai makanan yang sedang hits, terkadang membuat sebagian warganet merasa iri melihatnya.

Padahal berbagai hal yang mereka dapatkan tentunya berasal dari kerja keras yang mereka lakukan.

Hal ini juga dirasakan oleh influencer Bandung, Indy Ratna Pratiwi (19). Nama Indy dikenal bermula dari channel Youtube Jurnal Risa yang seringkali trending di Youtube.

Mengenal Lebih Dekat dengan Indy - Jurnal Risa, Followers Instagramnya Bertambah Pesat

Remaja kelahiran Bandung, 23 Februari 2001 ini mengatakan tak sedikit komentar warganet yang menyebutkan jika sungguh enak menjadi Indy karena bisa mendapatkan apa yang ia inginkan.

" (Padahal) Ada perjalanan yang mereka tuh nggak tahu, semuanya nggak semulus apa yang dilihat. Aku kerja keras, jualan, dan bagi waktu. Semuanya ya karena keadaan yang menuntut aku untuk seperti ini," ujar Indy saat ditemui di Hallway Space, Jalan Kosambi, Kamis (24/9/2020).

Saat masih SMA, Indy harus menerima kenyataan pahit, sang ibu yang menjadi single parent selama ini meninggal dunia pada 2016.

Sementara sang ayah, telah tinggal terpisah karena perceraian sejak Indy masih berusia 6 bulan.

Saat sekolah, ia pun mendapatkan bantuan dari saudara-saudaranya. Mau tidak mau, diakui Indy ia harus bertahan hidup sendiri bersama sang kakak.

Pada 2017, kehidupannya mulai berubah dan ia mulai berpikir untuk bagaimana caranya untuk sekolah yang benar dan cepat lulus.

"Aku harus bisa dapet uang untuk hidup aku supaya tenang, karena pacuan aku adalah kuliah sambil kerja. Aku juga senang belanja, dan aku harus cari uang untuk bisa belanja," ucapnya.

Sambil menjalani kuliah, kini Indy memiliki usaha yang dimiliknya sendiri dan ada juga yang kolaborasi dengan teman-temannya.

Sebelum pandemi, ia menceritakan kegiatan yang dilakukannya adalah kuliah jam 7 pagi dan siangnya ia melakukan foto-foto untuk online shop miliknya, dimana ia menjual pashmina.

Mulai dari foto dan menjadi admin dalam online shop, Indy melakukannya sendiri. Keadaan inilah yang membuatnya harus serba multitasking.

"Nah saat pandemi aku jadi kuliah online dan tetap bangun pagi kuliah, dan mengerjakan tugasnya di Palugada (toko usaha bersama temannya)," ucapnya.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved