Kamis, 28 Mei 2026

Kepala Dinas Baru Tahu Ada Warga Kota Bandung Tinggal di Rumah Reyot

Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertamanan (DPKP3), Dadang Darmawan

Tayang:
Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Ichsan
Tribun Jabar/Cipta Permana
Balai Kota Bandung 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertamanan (DPKP3), Dadang Darmawan mengaku akan meninjau rumah Heri Pandi (58) warga Jalan Garuda Dalam I, RT 06/03 Desa Dunguscariang, Kecamatan Andir, Kota Bandung yang rumahnya hampir roboh.

Heri sudah enam tahun tinggal di rumah reyot itu dan kini sedang membutuhkan bantuan pemerintah untuk memperbaiki rumahnya.

Dadang Darmawan mengatakan, pihaknya akan menerjunkan jajarannya untuk melihat rumah milik Heri.

"Kita survei, karena kan rutilahu ada persyaratan, pertama rumahnya harus milik dia bukan bangun ilegal, pemiliknya harus berkeluarga dan berdomisili di Kota Bandung," kata Dadang ditemui di Jalan Ir H Djuanda, Rabu (23/9/2020).

Hari ini Kasus Positif Covid-19 Kota Tasikmalaya Bertambah 6, Total Jadi 78 Kasus

Dadang mengaku, pihaknya baru mendapatkan informasi tersebut. Padahal, Heri sudah enam tahun bertahan di rumah tidak layak huni tersebut.

"Kalau baru (belum terdata) ada yang strategis atau bencana, tapi tidak masuk sekarang kalau yang baru," katanya.

Saaat ini, kata Dadang, pihaknya akan melakukan pembangunan rutilahu sebanyak 205 unit rumah di Kota Bandung.

"Sekarang kita akan melakukan pembangunan rutilahu di 205 unit," ucapnya.

Sebelumnya, warga di Jalan Garuda Dalam I, RT 6 RW 3 Desa Dungus Cariang, Kecamatan Andir, Kota Bandung terpaksa harus menggalang donasi lewat Kitabisa.com untuk memberikan bantuan renovasi rumah Heri.

Kronologi Keluarga Pengusaha di Tasikmalaya Positif Corona Sepulang dari Sumatera

Penggalangan dana lewat kitabisa.com itu ditempuh lantaran sudah enam tahun Heri tak kunjung dapat bantuan dari Pemerintah.

Saat ini, penggalangan donasi itu sudah memasuki hari ke sembilan dan baru terkumpul dana sekitar Rp 1,8 juta. Rencananya penggalangan dana akan dilakukan hingga tiga bulan ke depan.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved