Kamis, 16 April 2026

Benarkah Saat Hujan Tidak Boleh Mengerem Depan? Ini Faktanya

Tak hanya butuh konsentrasi, berkendara saat hujan pun membutuhkan teknik berkendara yang mumpuni agar selamat.

(TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)
Pengendara motor mengenakan jas hujan saat menerobos hujan di Jalan Ir H Djuanda, Kota Bandung, Selasa (27/8/2019). Badan meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan awal musim hujan 2019/2020, sebagian besar akan mulai di Oktober dan November, sedangkan untuk Agustus dan September hanya terjadi di sebagian kecil wilayah di Indonesia. 

TRIBUNJABAR.ID - Musim hujan semakin mendekat. Para pengguna jalan, terutama pengguna kendaraan roda dua, harus mulai bersiap.

Berkendara saat hujan berbeda dengan berkendara saat cuaca cerah.

Tak hanya butuh konsentrasi, berkendara saat hujan pun membutuhkan teknik berkendara yang mumpuni agar selamat.

Salah satu yang penting untuk diperhatikan adalah teknik pengereman.

Besok Pengundian Nomor Urut, Ketua KPU Karawang Perbolehkan Paslon Bawa Pendukung 10 Orang

Dilansir dari Kompas.com, melewati jalan yang basah karena guyuran hujan sebetulnya bukan perkara mudah. Salah melakukan pengereman, Anda bisa saja tergelincir saat ingin menghentikan motor.

Marcell Kurniawan, Training Director The Real Driving Centre (RDC), mengatakan, ketika berkendara di jalanan basah, pengendara perlu beradaptasi dengan mengubah cara pengereman.

“Gunakan kedua rem, depan dan belakang dengan porsi penekanan tuas yang disesuaikan,” ucap Marcell, beberapa waktu lalu.

Pasalnya, masih banyak pengendara motor yang hanya menggunakan rem depan atau belakang saja. Kondisi ini dapat menyebabkan salah roda kehilangan traksi, terutama saat jalan basah.

Selain itu, Anda juga harus memperhatikan tekanan pada tuas rem, yang besar tekanannya tergantung dari situasi jalan.

Dalam kondisi jalan basah, licin, berpasir dan berbatu disarankan tidak memakai rem depan terlalu kuat atau dikurangi porsinya.

Prihatin Warga Terima Beras Campur Biji Plastik, Tb Mulyana Beri Beras Super dan Bantuan Rutilahu

Namun saat kondisi aspal kering, rem depan bisa ditarik lebih kuat agar pengereman lebih maksimal.

Saat melakukan pengeream, pengendara juga sebaiknya mengimbangi dengan penggunaan rem belakang.

“Menggunakan rem depan dan belakang dengan baik dapat membantu mengurangi kecepatan motor tanpa kehilangan cengkeraman ban ke aspal,” ujar Marcell.

“Tapi jangan terlalu kuat menekan salah satu tuas, karena bisa menyebabkan ban selip dan kehilangan traksi,” katanya.

INI Delapan Pemain Arsenal yang Bakal Absen Saat Melawan Leicester City di Carabao Cup

Sumber: Kompas
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved