Jumat, 10 April 2026

Virus Corona

Ini 9 Provinsi dengan Penanganan Khusus Covid-19 Berikut Penjelasan Secara Terperinci

Pemilihan provinsi-provinsi itu, katanya, dengan mempertimbangkan sejumlah hal.

TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Peserta Seleksi Kompetisi Bidang (SKB) pada Seleksi CPNS Kota Bandung Formasi Tahun 2019 melewati tahapan penerapan dan pemeriksaan protokol kesehatan Covid-19 sebelum masuk ruang tes, di Gedung Youth Sport Center Jabar Arcamanik, Jalan Pacuan Kuda, Kota Bandung, Senin (14/9/2020). Sebanyak lebih kurang 1.400 peserta mengikuti SKB CPNS Kota Bandung Formasi Tahun 2019 yang dibagi dalam enam sesi selama dua hari dengan menerapkan protokol kesehatan ketat sebelum masuk ruang tes, yakni setiap peserta wajib cuci tangan, mengenakan masker dan pelindung wajah, diperiksa suhu tubuh, menjaga jarak aman dengan peserta lain, pakai sarung tangan, membersihkan tangan dengan handsanitizer, dan diperiksa metal detektor. 

Laporan Reporter Tribun Jabar, M Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID - Presiden Joko Widodo telah memerintahkan sejumlah menteri dan kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Perintah itu adalah terlibat langsung dalam penanganan Covid-19 secara khusus di 9 provinsi.

"Kesembilannya adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Papua, dan Bali," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito melalui siaran digital, Jumat (18/9/2020).

Pemilihan provinsi-provinsi itu, katanya, dengan mempertimbangkan sejumlah hal.

Pertama dilihat dari jumlah kasus aktifnya, kedua laju insidensi atau kecepatan penambahan kasus, ketiga dari persentase kematian, keempat laju kematian, dan kelima karena karakteristik wilayahnya.

Wiku juga membedah kondisi per provinsi.

1. Sumatera Utara

Cenderung terjadi peningkatan status risiko kabupaten/kota dalam seminggu terakhir.

Rinciannya pada 27 dari 33 kabupaten/kota berzona oranye.

"Hanya satu kabupaten/kota tidak terdampak, yaitu Nias. Penyumbang 50% jumlah kasus terpusat pada satu daerah yaitu kota Medan," jelas Wiku.

Jika ada penurunan kasus di Kota Medan, akan berdampak pada peningkatan yang baik.

2. DKI Jakarta

DKI Jakarta menjadi peringkat kedua nasional kenaikan kasus tertinggi.

Merupakan peringkat pertama nasional jumlah kasus tertinggi dan tidak ada kota berzona kuning atau hijau di DKI Jakarta.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved