Breaking News:

Virus Corona di Jabar

Tren Penularan Covid-19 Bandung Kembali Tinggi, IDI : Perketat Penerapan Protokol Kesehatan

Eskalasi penularan Covid-19 di Kota Bandung kembali naik, seiring dengan masifnya pengetesan yang dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung.

TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Petugas medis melakukan swab test mengambil sampel cairan dalam hidung salah seorang wartawan di GOR Saparua, Kota Bandung, Kamis (10/9/2020). Kegiatan swab test khusus untuk wartawan yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat itu, bertujuan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di kalangan wartawan. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman.

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Eskalasi penularan Covid-19 di Kota Bandung kembali naik, seiring dengan masifnya pengetesan yang dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung.

Berdasarkan data dari laman pusat informasi Covid-19 (Pusicov) Kota Bandung, Rabu 16 September 2020, jumlah pasien positif aktif mencapai 233 orang, jumlah ini meningkat dari 23 Agustus 2020 yang saat itu hanya ada 71 orang.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jawa Barat, Eka Mulyana mengatakan, di tengah meningkatnya tren penularan virus corona, pemerintah dan semua elemen masyarakat perlu memperketat penerapan protokol kesehatan demi memutus penularan Covid-19.

Viral TikTok Ibu Gunting Bendera Merah Putih, Alasan Berkaitan dengan Anak yang Berkebutuhan Khusus

"Semua tahu, pada prinsipnya bagaimana dapat secara efektif memutus rantai penularan Covid-19 caranya mengefektifkan disiplin protokol kesehatan untuk memutus rantai penularan. Intinya, bagaimana dan di manapun berada bisa memastikan protokol kesehatan dijalankan," ujar Eka, saat dihubungi, Rabu (16/9/2020).

Meningkatkan penularan Covid-19 ini, kata dia, harus diimbangi dengan penerapan protokol kesehatan yang sangat ketat.

"Bagaimanapun kesehatan warga nomor satu, jadi pertimbangan kami justru dengan tren meningkatnya harus disiplin diperketat bukan diperlonggar," katanya.

Balai Kota Bandung Jadi Klaster Baru Corona, PNS yang Positif Covid-19 Sudah 180 Orang Lebih

Saat ini, Pemerintah Kota Bandung masih menerapkan adaptasi kebiasaan baru (AKB) diperketat sebagai salah satu upaya untuk memutus penularan virus corona.

Dalam AKB diperketat ini, masyarakat atau badan usaha yang melanggar protokol kesehatan akan diberikan sanksi tegas.

Penulis: Nazmi Abdurrahman
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved