Breaking News:

Ada Kades di Majalengka yang Positif Corona, Enam Kades Lain Harus Jalani Tes Swab

Enam kepala desa tersebut dianggap kontak erat dengan pasien yang mana menjabat sebagai kepala desa Panjalin Kidul.

TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
(Ilustrasi) Petugas medis melakukan swab test mengambil sampel cairan dalam hidung salah seorang wartawan di GOR Saparua, Kota Bandung, Kamis (10/9/2020). Kegiatan swab test khusus untuk wartawan yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat itu, bertujuan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di kalangan wartawan. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON, MAJALENGKA - Sebanyak enam kepala desa di Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka dilakukan tracing tes swab buntut dari adanya salah seorang kepala desa di wilayah Sumberjaya terkonfirmasi positif Covid-19.

Enam kepala desa tersebut dianggap kontak erat dengan pasien yang mana menjabat sebagai kepala desa Panjalin Kidul.

Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Covid-19 kabupaten Majalengka, Alimudin mengungkapkan tracing terhadap enam kepala desa tersebut untuk memastikan penyebaran Covid-19 khususnya di wilayah Kecamatan Sumberjaya.

"Sampai saat ini hasil swab terhadap enam kepala desa itu belum keluar. Kami tes swab karena mereka sebelumnya melakukan kontak erat dengan kepala desa Panjalin Kidul yang beberapa hari kemudian dinyatakan positif Covid-19," ujarnya, Selasa (15/9/2020).

Alimudin menjelaskan, penyebaran Covid-19 di wilayah Majalengka sudah menyasar transmisi lokal, yang mana tidak hanya menimpa ASN.

Melainkan, mahasiswi, balita maupun anak, guru, klaster perkantoran hingga yang terbaru adalah kepala desa.

Menurutnya, siapapun bisa tertular karena yang berbahaya itu penyebarannya lewat orang tanpa gejala atau OTG.

Seseorang bisa terinfeksi Covid- 19 ketika tanpa sengaja menghirup droplet atau benda dari penderita.

"Inilah sebabnya mengapa kita penting untuk menjaga jarak hingga kurang lebih satu meter dari orang yang sakit," ucapnya.

Terkait jumlah kasus hingga Senin (14/9/2020) kemarin, tidak ada perubahan terkonfirmasi positif Covid-19.

Jumlah kasus masih tetap diangka 106.

Sementara, pasien aktif masih tercatat 41 orang, 61 orang di antaranya sembuh dan meninggal masih tercatat empat orang.

Terpisah, Kepala Desa Gelok Mulya, Edy Kurniawan membenarkan bahwa ada enam kepala desa di wilayah kecamatan Sumberjaya dilakukan tracing tes swab seiring adanya satu kepala desa terkonfirmasi positif Covid-19.

"Termasuk saya dilakukan swab karena sebelumnya kontak erat dengan beliau (kepala desa Panjalin Kidul). Informasinya hasil swab akan keluar dalam waktu dekat. Mudah mudahan tidak ada apa-apa atau semuanya negatif Corona," jelas Edy saat dikonfirmasi.

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved