Pemkab Cirebon Ingin Pelayanan Tetap Berjalan Meski Pegawai Terapkan WFH
Pegawai Setda Pemkab Cirebon menerapkan work from home (WFH) atau bekerja dari rumah mulai hari ini.
Penulis: Daniel Andreand Damanik | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Pegawai Setda Pemkab Cirebon menerapkan work from home (WFH) atau bekerja dari rumah mulai hari ini.
Namun, kebijakan tersebut hanya berlaku bagi kasubag dan staf di lingkungan Setda Kabupaten Cirebon.
Sementara Sekda, para staf ahli, dan kabag tetap bekerja di kantor seperti biasanya.
Kabag Humas Pemkab Cirebon, Nanan Abdul Manan, mengatakan, hal itu dilakukan agar pelayanan tetap berjalan sebagaimana mestinya.
• ULAR KOROS Masuk ke Kolong Tempat Tidur, Pemilik Rumah Pun Kaget Bukan Kepalang
Sebab, para pejabat di lingkungan Setda Kabupaten Cirebon merupakan pihak terkait dalam penetapan kebijakan stratiges.
"Kasubag dan staf ini tataran pelaksana dan tidak bisa mengambil kebijakan strategis," kata Nanan Abdul Manan kepada Tribuncirebon.com, Senin (14/9/2020).
Pihaknya tidak ingin pelayanan publik di Setda Kabupaten Cirebon terganggu di masa pandemi Covid-19.
Ia mengatakan, kebijakan strategis semacam itu sewaktu-waktu dapat dibutuhkan masyarakat sesegera mungkin.
Karenanya, WFH hanya berlaku bagi para kasubag dan staf di lingkungan Setda Kabupaten Cirebon.
• Pikap yang Disopiri Orang Bandung Terbalik di Tol Cipularang, Hari Ini Sudah Terjadi 3 Kecelakaan
"Kami juga tidak tahu kapan masyarakat membutuhkan kebijakan dari pimpinan," ujar Nanan Abdul Manan.
Nanan menyampaikan, WFH bagi kasubag dan staf tersebut berlangsung mulai hari ini hingga batas waktu yang belum ditentukan.
Hal itu dikarenakan bertambahnya jumlah pegawai Setda Kabupaten Cirebon yang terpapar Covid-19.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/petugas-saat-menegur-warga-yang-tak-pakai-masker.jpg)