Virus Corona di Jabar
Desa Mirat di Leuwimunding Majalengka Di-Lockdown, Dampak Ada Pasien Covid-19 Meninggal Dunia
Sebuah desa di Majalengka terpaksa melakukan lockdown seusai ada seorang warganya yang meninggal dunia karena Covid-19.
Penulis: Eki Yulianto | Editor: taufik ismail
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Seorang warga terkonfirmasi positif Covid-19 asal Desa Mirat, Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka pada Jumat (11/9/2020) lalu, meninggal dunia.
Ini membuat Satgas Covid-19 Kecamatan Leuwimunding mengambil tindakan.
Hasil koordinasi dengan pemerintah desa (Pemdes) setempat, Satgas kecamatan mengeluarkan kebijakan karantina wilayah atau lockdown lokal.
Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 kecamatan, Aay Kandar Nurdiansyah mengatakan, karantina wilayah atau lockdown tersebut mulai diberlakukan sejak Sabtu (12/9/2020) kemarin, seiring munculnya kasus terkonfirmasi positif yang meninggal dunia.
"Desa Mirat tersebut setidaknya sudah dua orang meninggal dunia akibat Covid-19. Transmisi itu bermula mulai menyerang wilayah tersebut dari klaster Semarang di mana penyebarannya berubah menjadi transmisi lokal," ujar Camat Leuwimunding ini, Senin (14/9/2020).
Aay menambahkan, angka kasus positif Covid-19 di Kabupaten Majalengka terbanyak berada di wilayahnya.
Jumlah tersebut juga disebabkan karena tingginya kasus akibat transmisi lokal di Mirat cukup banyak.
Dan Desa Mirat merupakan kasus terbanyak desa di kecamatan Leuwimunding.
Bahkan secara statistik juga desa ini menjadi sorotan dengan kasus tertinggi dalam penyebaran transmisi lokal dengan dua meninggal dunia akibat Covid-19.
Angka terkonfirmasi positif di Kecamatan Leuwimunding cukup tinggi.
Data dari Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Majalengka tercatat sebanyak 33 orang.
Namun, pasien aktif berkurang dari sebelumnya 16 orang, hingga Minggu (13/9/2020) kemarin menjadi 9 orang dan sembuh mencapai 21 orang.
"Adapun untuk suspect di Kecamatan Leuwimunding mencapai 37 orang. Sudah tidak ada isolasi mandiri, karena jumlah seluruh orang suspek itu selesai isolasi," ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, kasus meninggal dunia pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Majalengka bertambah satu orang. Dari total sebelumnya tiga orang menjadi empat orang.
Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 itu sebelumnya dirawat di ruang isolasi Kenanga Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Majalengka.
• Katalog Promo Mingguan Superindo Periode 14-17 September 2020, Harga Beragam Deterjen Diskon 25 %
• Separuh Pegawai Setda Kabupaten Cirebon Terapkan WFH Mulai Hari Ini, Imbas Kasus Covid-19 Bertambah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/lockdown-mirat-majalengka.jpg)