Virus Corona di Jabar
Sudah Seminggu Pangandaran Nihil Kasus Baru Covid-19, Kadinkes Jelaskan Ini
Sudah seminggu ini, sejak Sabtu (5/9) sampai Sabtu (12/9) tak ada penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Pangandaran
Penulis: Andri M Dani | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani
TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – Sudah seminggu ini, sejak Sabtu (5/9) sampai Sabtu (12/9) tidak ada penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Pangandaran.
Selama delapan hari terakhir total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Pangandaran sampai Sabtu (12/9) bertahan di angka 59 kasus.
Bahkan sejak Rabu (9/9) sampai Sabtu (12/9) sudah tidak ada lagi pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di yang Pangandaran yang masih dirawat di ruang isolasi RSUD Pandega Pangandaran maupun yang menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing. Semuanya dinyatakan sudah sembuh.
• Dapat Apresiasi, Ibu Guru yang Positif Covid-19 di Kota Tasik Minta Sendiri Dirawat di Rumah Sakit
Dari total 59 pasien terkonfirmasi positif yang tercatat di Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan (GTPP) Covid-19 Pangandaran semuanya dinyatakan sudah sembuh.
Padahal dua minggu sebelumnya, pertengahan Agustus lalu, Pangandaran sempat dikagetkan dengan klaster resepsi pernikahan Cimerak dan klaster sarang burung walet di Kedung Wuluh Padeharang. Dua klaster tersebut sempat “melahirkan” sekitar 20 kasus terkonfirmasi positif Covid-19.
Menurut Kadinkes Pangandaran, drg Yani Ahmad Marzuki dari total 59 kasus positif Covid-19 di Pangandaran sampai Sabtu (12/9) semuanya sudah dinyatakan sembuh.
“Tidak ada lagi yang dirawat di RSU maupun yang menjalan isolasi mandiri. Semuanya dinyatakan sudah sembuh,” ujar drg Yani Ahmad Marzuki Sabtu (12/9).
• Tiga dari Empat Nakes yang Positif Covid-19 di Kota Tasikmalaya, Berprofesi Dokter
Dan selama seminggu terakhir tidak ada penambahan kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 di Pangandaran.
Dari total 59 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yang terdata di GGTP Pangandaran sejak April lalu sampai Sbtu (12/9) tidak ada yang meninggal. Semuanya sembuh. Terdiri dari 34 orang laki-laki dan 25 orang perempuan.
Dengan rincian, anak balita ( 1 orang); usia 5-19 tahun (2 orang), 20-29tahun (19 orang), 30-39 tahun (10 orang), usia 40-49 tahun (14 orang), 50-59 tahun (5 orang), 60-69 tahun (7 orang) dan umur 70-79 tahun (1 orang).
Sedangkan total suspek di Pangandaran sampai Sabtu (12/9) sebanyak 589 orang, Diantaranya 571 orang discardid , 8 orang meninggal dunia dan 10 orang suspek masih aktif.
Sementara itu di Ciamis, total jumlah kasus terkonfirmas positif Covid-19 sampai Sabtu (12/9) bertahan diangka 41 orang. Tidak bertambah dibanding hari sebelumnya.
Menurut juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Ciamis, dr H Bayu Yudiawan MM kepada Tribun Sabtu (12/9) dari total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sampai Sabtu (12/9) sebanyak 41orang tersebut diantaranya 31 orang dinyatakan sudah sembuh. Dua orang meninggal dunia dan 8 lain masih menjalani masa isolasi. Baik di rumah sakit maupun di rumah sendiri.
Ke-8 pasien terkonfirmasi positif aktif tersebut tersebar di wilayah kerja Puskesmas Sukamulya/Cihaurbeuti ( 1 orang), Panjalu (1), Sadananya (2), Jatinegara (2), Cimaragas (1), dan Pamarican (1).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/pengunjung-pantai-pangandaran-tak-mengenakan-masker-saat-dilakukan-razia.jpg)