Pilkada Cianjur
Forkopimda dan Bakal Calon Ajak Semua Patuhi Protokol Covid-19 dalam Tahapan Pilkada Cianjur
Selesai melaksanakan deklarasi, bakal calon membagikan masker kepada pengendara yang melintas di Jalan KH Abdulah Bin Nuh.
Penulis: Ferri Amiril Mukminin | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Wartawan Tribun Jabar Ferri Amiril Mukminin
TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Bakal calon pasangan bupati dan wakil bupati Cianjur bersama, KPU, Bawaslu, unsur TNI, Polri, tokoh masyarakat, dan ketua partai politik peserta Pilkada serentak, melakukan deklarasi damai dan sehat Pilkada Serentak di Mapolres Cianjur, Kamis (10/9/2020).
Deklarasi juga menyerukan kepada peserta dan penyelenggara pilkada serentak untuk mematuhi protokol kesehatan dalam setiap melaksanakan tahapan pilkada.
Selesai melaksanakan deklarasi, bakal calon membagikan masker kepada pengendara yang melintas di Jalan KH Abdulah Bin Nuh.
• Ketahui Urutan Gejala Covid-19 yang Dimulai dari Demam, Segera Isolasi Mandiri Jika Merasakannya
Kapolres Cianjur, AKBP M Rifai mengatakan, pihaknya telah menyiapkan 800 personel yang dibantu dengan TNI-Polri untuk mengamanan Pilkada di tempat pemungutan suara (TPS). Selain itu, pada saat kampanye nanti, yang melanggar protokol kesehatan akan diberikan sanksi.
"Untuk pengamanan pilkada di TPS kami menyiapkan 800 personel dan untuk persediaan pasukan di lbantu unsur TNI," ujar Kapolres Cianjur, AKBP Mochamad Rifai, Kamis (10/9/2020).
Dalam acara terlihat bakal calon pasangan yang akan berlaga di Pilkada Cianjur di antaranya Oting Zainal Mutaqin-Wawan Setiawan, Tb Mulyana Syahrudin, Lepi A Firmansyah-Gilar Budi Raharja, dan Muhamad Toha-Ade Sobari.
Sebagai bakal calon, Oting menginginkan Pilkada Cianjur berjalan sukses.
"Sukses pilkadanya juga sukses kesehatannya, saya juga mengharapkan semua bakal calon mematuhi protokol kesehatan karena walau bagaimanapun pada saatnya nanti kita akan berhubungan dengan masyarakat langsung," kata Oting.
• Tim SAR Masih Cari Dua Nelayan yang Hilang di Pesisir Laut Sindangbarang
Oting berharap semua sama-sama menyadari bahwa bahaya masalah covid-19 masih mengancam.
"Dengan adanya pembagian masker ini hanya simbol, pesan pentingnya semua harus menerapkan sesuai dengan standar aturan protokol covid-19," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/deklarasi-damai-dan-penerapan-protokol-covid-19.jpg)