Gara-gara Covid-19, Taman Pataraksa Cirebon Pun Gagal Direvitalisasi
Taman Pataraksa yang berada persis di depan Kantor Bupati Cirebon gagal direvitalisasi gara-gara pandemi Covid-19.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Taman Pataraksa yang berada persis di depan Kantor Bupati Cirebon gagal direvitalisasi gara-gara pandemi Covid-19.
Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, mengatakan, revitalisasi Taman Pataraksa rencananya dilaksanakan tahun ini.
Namun, menurut dia, proyek tersebut dibatalkan karena anggarannya direfocusing untuk penanganan pandemi Covid-19.
"Iya, dibatalkan karena (anggarannya) kena refocusing," ujar Imron Rosyadi kepada Tribuncirebon.com, Selasa (8/9/2020).
• Terjaring Razia, 5 Orang Tak Pakai Masker di Sumedang Diminta Bersihkan Fasilitas Publik
Ia mengatakan, proyek revitalisasi Taman Pataraksa menggunakan anggaran dari Pemprov Jabar.
Total anggaran revitalisasinya mencapai Rp 15 miliar hingga Rp 20 miliar.
Imron mengakui, revitalisasi Taman Pataraksa yang akan diubah menjadi alun-alun itu dibahas sejak 2018.
Bahkan, Detail Engineering Design (DED) proyek tersebut juga telah dibuat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon.
"Tapi sekarang dipending, kami juga belum tahu sampai kapan," kata Imron Rosyadi.
Pihaknya berharap, Pemprov Jabar memprioritaskan proyek revitalisasi Taman Pataraksa pada 2021.
Agar taman yang berada di Jalan Sunan Drajat, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, itu lebih cantik lagi.
• Produksi 5 Kg Tembakau Gorila per Bulan, Untung hingga Rp 500 Juta, Pria Ini Ditangkap di Bandung
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/gara-gara-covid-19-taman-pataraksa-cirebon-pun-gagal-direvitalisasi.jpg)