Breaking News:

Produksi 5 Kg Tembakau Gorila per Bulan, Untung hingga Rp 500 Juta, Pria Ini Ditangkap di Bandung

Setelah kami dalami selama tiga minggu kami berhasil menangkap tersangka yang memproduksi tembakau ini

tribunjabar/daniel andrean damanik
Sejumlah barang bukti seperti tembakau Gorila dan bahan baku pembuatannya digelar di halaman kosan RY di wilayah Kota Bandung, Senin (7/9/2020). Polisi juga menghadirkan tersangka RY. 

TRIBUNJABAR.ID - Satuan Reserse Narkoba Polres Cimahi, yang dipimpin langsung oleh Kasat Res Narkoba AKP Andri Alam menangkap RY (19) di kamar kosnya di wilayah Kota Bandung, Senin (7/9/2020) dini hari.

RY, pria asal Kota Bandung sudah dua tahun memproduksi narkotika jenis tembakau sintetis atau yang sering disebut tembakau gorila.

Tidak hanya di satu tempat, RY memproduksi tembakau sintetis dengan berpindah-pindah tempat.

RY baru dua bulan menghuni kosan di kawasan Babakan Jeruk, Kota Bandung, untuk memproduksi dan menjual barang berbahaya itu.

Di kosan ini pula ia ditangkap.

Kapolres Cimahi, AKBP M Yoris Marzuki, mengatakan, Satnarkoba Polres Cimahi telah membuntuti tersangka selama tiga minggu dan menangkapnya di wilayah Kota Bandung.

“Ini pengembangan. Awalnya kami menangkap pengguna tembakau gorila di wilayah Kota Cimahi. Setelah kami dalami selama tiga minggu kami berhasil menangkap tersangka yang memproduksi tembakau ini,” kata AKBP Yoris saat ditemui di kosan RY, Senin.

Menurut Yoris, proses pembelian bahan baku, memproduksi, belajar meracik, hingga menghubungi konsumennya, dilakukan RY menggunakan beberapa media sosial.

Ia menambahkan, RY menjual tembakau gorila Rp 400.000 per lima gram.

Keuntungan yang sudah diraup oleh RY selama dua tahun diperkirakan sudah mencapai Rp 500 juta.

Halaman
12
Editor: Agung Yulianto Wibowo
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved