Breaking News:

Cegah Resiko Tertular, CDC AS Keluarkan Peringatan Level 3 Bagi Warganya yang Berencana Ke Indonesia

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat mengeluarkan peringatan Level 3 bagi warga AS yang berencana berkunjung ke Indonesia.

Penulis: Siti Fatimah | Editor: Siti Fatimah
KOMPAS.com /ANDRI DONNAL PUTERA
ilustrasi 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sejumlah negara sudah secara tegas melarang waganya berkunjung ke Indonesia untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19.

Aturan ini dikleuarkan karena melihat masih adanya kasus Covid-19 di Indonesia yang beresiko terjadinya penularan.

Dikutip TribunJabar.id dari Kompas.com, Centers for Disease Control and Prevention ( CDC) atau Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat mengeluarkan peringatan Level 3 bagi warga AS yang berencana berkunjung ke Indonesia.

Mengutip publikasi di laman resmi CDC, peringatan level 3 artinya orang-orang diminta untuk menghindari masuk ke Indonesia, kecuali untuk kepentingan yang mendesak.

CDC menyebutkan, risiko penularan Covid-19 di Indonesia tergolong tinggi.

16 Orang Diduga Kontak Erat dengan Pasien Positif Covid-19 yang Meninggal Dunia di Sumedang

Ada ASN Positif Covid-19, Tiga Bagian di Setda Kabupaten Cirebon Diprioritaskan Tetap Buka Pelayanan

Pernyataan ini dikeluarkan pada awal Agustus 2020. Berdasarkan data dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19, hingga Senin (7/9/2020), total kasus di Indonesia tercatat 196.989 kasus.

Penambahan kasus harian dalam beberapa pekan terakhir selalu di atas 2.000, bahkan beberapa kali di atas 3.000 kasus.

Peringatan perjalanan internasional untuk keperluan tidak mendesak ini diberlakukan bagi seluruh warga AS.

Sementara itu, warga AS yang memiliki risiko tinggi terhadap infeksi Covid-19, seperti orang tua dan orang yang memiliki penyakit bawaan, diimbau untuk benar-benar menghindari dan menunda rencana berkunjung ke Indonesia meski untuk keperluan esensial, apalagi untuk keperluan nonesensial.

Perjalanan esensial misalnya untuk kerja kemanusiaan, alasan medis, kepentingan keluarga yang mendesak, dan sebagainya.

Halaman
12
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved