Selama Setda Kabupaten Cirebon Ditutup karena Ada Kasus Covid, Dinkes Akan Lakukan Hal Ini
Pemerintah Kabupaten Cirebon menutup Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Cirebon mulai Senin (7/9/2020).
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Giri
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon menutup Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Cirebon mulai Senin (7/9/2020). Langkah itu dilakukan setelah ada lima pegawai terkonfirmasi positif Covid-19.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni, mengatakan, penutupan sementara itu direncanakan selama tiga hari.
Selama penutupan sementara tersebut, pihaknya pun akan melakukan sterilisiasi areal Setda Kota Cirebon.
"Kami akan melakukan desinfeksi ke seluruh ruangan di Setda Kabupaten Cirebon," ujar Enny Suhaeni kepada Tribuncirebon.com, Minggu (6/9/2020).
Ia mengatakan, desinfeksi tersebut dilakukan berturut-turut mulai hari ini hingga tiga hari ke depan.
Menurut dia, hal itu untuk memastikan kompleks Setda Kabupaten Cirebon steril sebelum dibuka kembali.
• PDIP Absen Bertarung di Pilkada Sumbar, Ujung Drama dari Ucapan Puan Maharani
• Ramalan Zodiak 7 September 2020, Capricorn Hanya Memiliki Satu Kata Kunci Yakni Kerja
Agar pegawai yang bekerja dan masyarakat yang membutuhkan pelayanan merasa aman serta nyaman.
"Kami siapkan tim dan cairan disinfektannya untuk memastikan semuanya steril," kata Enny Suhaeni.
Bahkan, pihaknya juga telah menyiapkan jadwal swab test bagi seluruh pegawai di lingkungan Setda Kabupaten Cirebon.
• Ditangkap karena Sabu-sabu, Reza Artamevia Minta Maaf kepada Zahwa dan Aaliyah Massaid
Diketahui, pegawai yang positif terpapar Covid-19 berasal dari Bagian Hukum Setda Kabupaten Cirebon. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/enny-dinkes.jpg)