Rabu, 15 April 2026

25 Pasang Bakal Calon Pilkada di Jabar Akan Diperiksa Kesehatan Serentak, di RSHS dan RSPAD

Ada 25 pasangan bakal calon dalam Pilkada di Jabar yang akan menjalani pemeriksaan kesehatan.

web.rshs.or.id
Gedung RSHS Bandung. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sebanyak 25 pasang bakal calon bupati dan wakil bupati serta bakal calon wali kota dan wakil wali kota dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2020 Provinsi Jawa Barat menjalani pemeriksaan kesehatan, Senin, 7 September 2020 hingga Kamis, 10 September 2020 di Rumah Sakit Umum Pemerintah (RSUP) Hasan Sadikin Bandung dan RSPAD Jakarta.

"Dari delapan daerah di Jabar yang melaksanakan Pilkada Serentak Tahun 2020, khusus untuk bakal calon kepala daerah Kabupaten Karawang menjalani tes kesehatannya di RSPAD di Jakarta. Sisanya, tujuh daerah di RSHS Bandung," kata Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jabar, Endun Abdul Haq, ketika dihubungi melalui telepon, Senin (7/9/2020).

Endun mengatakan pemeriksaan kesehatan untuk bakal calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Karawang dilakukan di RSPAD Jakarta diputuskan sesuai dengan rekomendasi IDI Kabupaten Karawang.

Menurut Endun, pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala daerah di Pilkada Serentak 2020 di Provinsi Jabar harus dilakukan di rumah sakit tipe A dan hingga saat ini di delapan kabupaten/kota penyelenggara Pilkada Serentak tersebut belum memiliki rumah sakit tipe A.

"Di Jabar yang tipe A itu kan hanya Hasan Sadikin. Enggak ada lagi rumah sakit bertipe A yang lain di Jabar, termasuk di delapan kabupaten/kota ini. Sehingga nanti semua calon melakukan pemeriksaan kesehatan di RSHS Bandung," katanya.

Endun mengatakan terdapat sejumlah rangkaian pemeriksaan kesehatan yang akan dijalani oleh ke-50 orang bakal calon kepala daerah tersebut, termasuk harus menjalani tes Covid-19 dengan metode PCR.

"Tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan karena sedang pandemi Covid-19. Pemeriksaan kesehatan yang akan dilakukan meliputi kesehatan fisik dan mental, serta mesti lulus tes narkoba juga pemeriksaan darah, urine, dan sebagainya. Termasuk tes Covid-19," kata Endun.

Pada 7-8 September 2020, pemeriksaan kesehatan dilakukan untuk bakal calon Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Cianjur Tahun 2020, yakni pasangan Lepi Ali Firmansyah-Gilar Budi Raharja, Muhammad Toha-Ade Sobari, Herman Suherman-TB Mulyana Syahrudin, dan pasangan Oting Zaenal Mutaqin-Wawan Setiawan.

Pada 8-9 September 2020 pemeriksaan kesehatan akan dilakukan untuk empat daerah, yang pertama adalah bakal calon Pilbup Kabupaten Bandung Tahun 2020 yang diikuti oleh pasangan Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan, Yena Rohaniah Iskandar Ma'soem-Atep Ahmad Riza, dan Kurnia Agustina-Usman Sayogi.

Daerah kedua adalah bakal calon Pilbup Sukabumi Tahun 2020 yakni pasangan Abu Bakar Sidiq-Sirojudi, Adjo Sarjono-Iman Adinugraha, Marwan Hamami-Iyos Somantri.

Daerah yang ketiga adalah bakal calon Pilwalkot Kota Depok Tahun 2020 yakni pasangan Pradi Supriatna-Afifah Alia dan pasangan Mohammad Idris-Imam Budi Hartono.

Daerah keempat adalah bakal calon Pilbup Karawang Tahun 2020 yakni pasangan Cellica Nurrachadiana-Aep Syaepuloh, Yesi Karya Lianti-Ahmad Adly Fayruz, dan pasangan Ahmad Zamakhsyari-Yusni Rinzani.

Pemeriksaan kesehatan pada 9-10 September 2020 akan dilakukan untuk bakal calon di tiga daerah.

Daerah yang pertama adalah pasangan bakal calon Pilbup Pangandaran Tahun 2020 yakni pasangan Jeje Wiradinata-Ujang Endin Indrawan serta pasangan Adang Hadari-Supratman.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved