Selasa, 5 Mei 2026

Klaster Covid-19 di LG Electronics Ditangani Gugus Tugas Bekasi, Kalau Minta Bantu Provinsi Turun

Penanganan penyebaran Covid-19 di perusahaan LG Electronics di Kabupaten Bekasi dilakukan secara intens

Tayang:
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Ichsan
TRIBUN JABAR / MUHAMAD SYARIF ABDUSSALAM
Daud Achmad (tengah) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Penanganan penyebaran Covid-19 di perusahaan LG Electronics di Kabupaten Bekasi dilakukan secara intens oleh Gugus Tugas Percepatan dan Penangan Covid-19 Kabupaten Bekasi.

Sejauh ini terdapat 238 karyawan pabrik itu yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan (GTPP) Covid-19 Jawa Barat, Daud Achmad, mengatakan pengetesan dan pelacakan kontak erat pasien positif Covid-19 di klaster baru tersebut sejak awal sudah dilakukan Gugus Tugas Percepatan dan Penangan Covid-19 Kabupaten Bekasi.

Pihaknya menyatakan siap membantu jika penanganan ini membutuhkan bantuan dari tingkat provinsi.

Sekolah Belum Siap, Belajar Secara Tatap Muka di Kota Tasikmalaya Batal

"Kalau Bekasi minta bantuan, Insya Allah tim kita turun ke Bekasi. Penularan di klaster LG secara intens sudah ditangani satgas kabupaten yang bersangkutan," kata Daud melalui ponsel, Rabu (26/8).

Daud mengatakan saat ini pun Divisi Pelacakan Kontak, Deteksi Dini, dan Pengujian Massal GTPP Provinsi Jabar sedang berkoordinasi dengan GTPP Kabupaten Bekasi untuk terus menanggulangi klaster baru di kawasan industri tersebut. 

Sebelumnya diberitakan, klaster baru penyebaran Covid-19 terjadi di Kabupaten Bekasi, setelah ditemukan karyawan perusahaan LG Electronics yang meninggal dunia karena virus corona. Klaster ini bermula dari salah satu karyawan staff office.

“Kasus awalnya ada pekerja di staff office meninggal tanggal 19 Agustus di Rumah Sakit Pasar Rebo Jakarta Timur karena Covid-19,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan dan Penangan Covid-19 Kabupaten Bekasi Alamsyah, Selasa (25/8).

Djoko Tjandra Akhirnya Mengaku Beri Suap untuk Hapus Red Notice

Karyawan LG yang terpapar Covid-19 tersebut biasa bekerja mobile atau kerap di lapangan dan bertemu banyak orang. Kemudian pihak Pemerintah Kabupaten Bekasi melakukan swab test massal di perusahaan elektronik tersebut.

Dari sekitar 600 karyawan yang diperiksa saat itu, ditemukan 238 karyawan perusahaan LG yang terpapar. Baik itu karyawan yang bekerja di kantor maupun di bagian produksi.

Ia mengatakan, saat ini Pemerintah Kabupaten Bekasi tengah melakukan tracing dan test swab ke semua orang terdekat karyawan LG yang terpapar Covid-19.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved