Kamis, 30 April 2026

Varises Itu Penyakit, Bukan Masalah Kosmetik

VARISES bisa dialami oleh siapa saja dan tidak mengenal jenis kelamin. Laki- laki dan perempuan bisa saja terkena varises

Tayang:
istimewa
Tindakan Laser dg Robotic pullback oleh dr Romzi Karim SpB(K)V di Santosa Hospital Bandung Central. 

VARISES bisa dialami oleh siapa saja dan tidak mengenal jenis kelamin. Laki- laki dan perempuan bisa saja terkena varises. Secara kasat mata, adanya varises dibagian tubuh terutama kaki sangat tidak nyaman dan dianggap mengganggu penampilan. Karena itu, varises bagi orang awam dianggap seperti jerawat, flek hitam serta gangguan lain yang mengganggu penampilan atau mengganggu estetika hingga perlu perawatan layaknya merawat kecantikan.

Padahal, varises sesungguhnya adalah penyakit pada pembuluh darah. Karena termasuk penyakit, maka penangananya juga harus ditangani layaknya penanganan pada penyakit alias harus mendapatkan perawatan medis. Untuk itulah, bahasan kali tentang varises mulai dari pengertian varises hingga penanganan yang tepat. Dokter Spesialis Bedah Konsultan Vaskular Endovaskular Santosa Hospital Bandung Central, dr Romzi Karim Sp.B(K)V akan mengulas seputar penyakit varises ini.

1. Apa itu varises?

Varises adalah kedaaan abnormal vena yang memanjang, melebar dan berliku-liku akibat adanya gangguan aliran balik vena.

2. Apa penyebab seseorang bisa terkena varises? Apa pemicunya? Pada usia berapa seseorang bisa terkena varises? Apakah anak-anak bisa terken varises? Laki-laki dan perempuan bisa terkena varises?

Penyebabnya karena terjadi kerusakan pada katup vena.

Pemicunya apabila berdiri terlalu lama, duduk terlalu lama, obesitas, keturunan/genetik, varises juga lebih banyak terjadi pada perempuan karena dipengaruhi oleh faktor hormonal.

Usia terbanyak pada dewasa muda dan resiko komplikasi semakin tinggi sejalan dengan bertambahnya usia.
Laki-laki dan perempuan bisa terkena varises namun lebih banyak pada perempuan.

3. Bagian tubuh mana saja yang bisa terkena varises?

Seluruh pembuluh darah vena bisa terjadi varises namun lebih sering terjadi pada daerah kaki.

4. Ada mitos yang berkembang dimasyarakat bahwa varises bisa timbul karena kebanyakan jongkok, setelah berjalan lama atau berlari kaki ditekuk atau tidak diluruskan. Bahkan ada yang menyebutkan karena keturunan atau genetik. Apakah itu semua benar? Atau hanya mitos? Termasuk mitos bahwa varises merupakan masalah kecantikan hingga bisa ditangani oleh dokter bedah kosmetik?

Kebanyakan jongkok merupakan fakta karena aliran darah balik tertahan oleh lipatan lutut dan kontraksi dari otot2 kaki.

Setelah berlari kemudian kaki ditekuk timbul varises merupakan mitos.
Keturunan atau genetik merupakan salah satu faktor pencetus terjadinya varises.

Untuk klasifikasi varises yg secara klinis disebut C1 atau retikukaris/ telengiektasis bisa ditangani oleh dokter kecantikan

5. Bagaimana penanganan pada varises? Haruskah menjalani operasi? Apa resiko bila varises tidak ditangani?

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved