Sudah 6 Tahun Tinggal di Bandung, Kim Jeffrey Kurniawan Mengerti tapi Belum Bisa Bicara Bahasa Sunda
Pemain Persib Bandung, Kim Jeffrey Kurniawan mengungkapkan fakta menarik yang belum diketahui banyak orang.
Penulis: Ferdyan Adhy Nugraha | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferdyan Adhy Nugraha
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemain Persib Bandung, Kim Jeffrey Kurniawan mengungkapkan fakta menarik yang belum diketahui banyak orang.
Meski sudah menetap di Bandung sejak 2014 atau sudah 6 tahun lamanya, pemain naturalisasi asal Jerman ini mengaku belum bisa berbahasa Sunda.
Suami dari Elisa Novia Makalew memiliki alasan mengapa sampai saat ini ia belum cukup baik menggunakan Bahasa Sunda.
• Situs Sumur Widadari Indramayu, Warga Percaya Ini Tempat Kisah Legenda Ki Jaka Tarub dan 7 Bidadari
"Belum sih biasanya juga nggak terlalu diajarin, dulu mah pas tinggal di Jawa banyak ngomong Jawa sama saya sekarang disini gak terlalu," ujar Kim kepada awak media belum lama ini.
Meski belum bisa berbahasa Sunda, pemilik nomor punggung 23 ini bukan berarti tidak mengerti sama sekali.

Dia mengatakan, apabila rekan-rekannya berbicara Sunda, ia sebenarnya cukup paham.
"Kalau rekan-rekan ngomong Sunda intinya sudah ngerti mungkin karena perkumpulan pergaulan dll otomatis ambil beberapa kata dari Sunda," katanya.
• Kumpulan HP atau Smartphone Murah dan Bagus, Harga Rp 1 Jutaan, Lengkap dengan Spesifikasi
Robert Dukung Beckham Latihan di Kroasia
Penggawa Persib Bandung yang mengikuti latihan sudah mulai komplet.
Kubu Maung Bandung menggelar latihan bersama mulai 10 Agustus 2020.
Sejak saat itu skuad Persib berangsur-angsur kembali ke Kota Bandung untuk bersama-sama menjalani program latihan di masa adaptasi kebiasaan baru (AKB).
Sebelumnya, Omid Nazari dan kawan-kawan pulang ke kampung halamannya dan menjalani program latihan mandiri.
Sebagian, ada yang pulang ke kampung halamannya ke Sumatra, Ternate, dan Kalimantan.
Bahkan, ada yang harus terbang ke luar negeri.
Ada juga pemain yang memilih bertahan di Kota Kembang.
Latihan perdana melibatkan 22 pemain dengan pantauan langsung pelatih Robert Alberts.
Sebelumnya, Omid Nazari, Victor Igbonefo dan Fabiano Beltrame harus menempuh ribuan kilometer untuk kembali bergabung dalam sesi latihan bersama.

Sama halnya dengan legiun asing, beberapa pemain lokal juga kembali menapakan kakinya di Bandung. Ardi Idrus dari timur, hingga Supardi dari wilayah barat Indonesia, mulai menunjukkan kerja kerasnya di atas rumput Stadion Gelora Bandung Lautan Api.
Saat latihan perdana, Persib kehilangan dua ikon asal Bandung, yakni Beckham Putra Nugraha dan Febri Hariyadi.
Saat itu, keduanya mendapat tugas menjalani pemusatan latihan Timnas Indonesia.
Jika Beckham berada di timnas U-19, Febri menjadi wakil Persib di skuad timnas senior.
Sekitar satu pekan berselang, Febri akhirnya kembali ke pelukan Persib.
Senyum Robert kian lebar dengan hadirnya sang striker Wander Luiz.
Pagi hari ini, Jumat 21 Agustus 2020, sesi latihan Persib semakin semarak.
Striker asal Belanda, Geoffrey Castillion akhirnya bisa kembali berduet dengan Luiz.
Padahal, pemain berusia 29 tahun itu baru tiba semalam.

Yang tersisa hanya si bungsu Beckham seorang.
Meski begitu, absennya Beckham di dalam persiapan Persib menjalani Liga 1 2020 masih bisa ditutupi oleh pemain lainnya.
Melalui laman resminya, Persib memberi apresiasi atas kerja keras Beckham karena sukses lolos dari pencoretan.
Untuk Beckham, doa restu jajaran tim pelatih, pemain dan staf Persib selalu menyertai langkah adik kandung Gian Zola ini.
Apalagi tugas semakin berat akan ia hadapi seiring dengan disusunnya rencana pasukan Shin Tae-Yong untuk menggelar pemusatan latihan di Kroasia akhir Agustus mendatang.
Rencana tersebut merupakan program persiapan skuad Garuda Muda dalam menatap Piala AFC U-19 di Uzbekistan yang sudah menghitung hari.
Rencananya ajang itu akan digelar pada 14 hingga 31 Oktober mendatang.
Ini memang bukan pengalaman pertama bagi Beckham berkostum Timnas.
Namun tetap akan menjadi sebuah kebanggaan bagi Persib menyaksikan bagian dari awaknya bisa memberikan kontribusi besar untuk negara di mata dunia.
"Yang tentunya kami menstimulasi pemain kami untuk bisa bermain di tim nasional Indonesia," ujar pelatih Persib Robert Alberts dalam wawancara via Zoom setelah latihan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (21/8/2020).
Menurut Robert, seorang pemain yang bisa berseragam Timnas merupakan kebanggaan bagi pemain maupun klub.
"Itu kehormatan untuk pemain dan juga klub, dan kami selalu mendukung pemain di timnas. Karena ini adalah tugas besar dalam mewakili negara," ujarnya.