Selasa, 21 April 2026

Ridwan Kamil : Pengembangan SMK Maritim di Pantura, SMK Pariwisata di Jabar Selatan

Revitalisasi lembaga vokasi atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Jawa Barat terus berjalan. Hal ini merupakan

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Ichsan
Istimewa/Humas Prov Jabar
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Revitalisasi lembaga vokasi atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Jawa Barat terus berjalan. Hal ini merupakan upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) di masa revolusi industri 4.0.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan salah satu aspek yang menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Jabar dalam revitalisasi SMK yakni menyesuaikan kurikulum dengan revolusi 4.0. Kurikulum SMK harus sejalan dengan tuntutan zaman.

"SMK di Jabar berorientasi pada kurikulum digital, tapi apapun jenis kurikulum barunya, kemampuan digital adalah kewajiban," kata Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil, dalam siaran digital, Minggu (23/8).

Kang Emil mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Jabar menghadirkan jurusan-jurusan baru sesuai potensi wilayah. Ia mencontohkan SMK Kemaritiman di wilayah Pantai Utara Jabar.

"Kami sudah perbanyak menyiapkan sekolah kemaritiman di Pantura karena di masa depan ekonominya sudah kami hitung akan banyak dibutuhkan lulusan yang paham ekspor-impor di zona pelabuhan yang ada di utara Jabar," kata.

Main di Taman Kelinci, Makan Ikan Bakar Lesehan di Tengah Danau, sampai Memancing di Jangari

Kemudian, Jabar bagian selatan memiliki potensi di bidang pertanian dan pariwisata. Hal ini sudah diarahkan dengan tetap semua revitalisasinya berbasis digital.

Menurut Kang Emil, digitalisasi di bidang pendidikan amat penting dan akan dilakukan Pemerintah Provinsi Jabar. Ia mencontohkan bagaimana sekolah yang sudah berbasis digital mampu menerapkan metode pembelajaran jarak jauh dengan baik di tengah pandemi COVID-19.

"Makanya saya bilang digital ini bukan pilihan tapi skill yang wajib dimiliki. Kita geser yang tidak relevan dengan situasi dan kebutuhan industri sekarang atau yang tidak relevan dengan tantangan zaman dengan cara dan orientasi baru," katanya.

Revitalisasi pun dilakukan terhadap SMK dengan menyesuaikan kurikulumnya dengan kebutuhan industri terkini. Juga membuka kerja sama dengan berbagai industri supaya meng-update praktek di SMK.

HUT ke-75 RI, Vegarobic Gelar Lomba Senam Aerobik dan Futsal, Heboh Banget Suasana Pun Pecah

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved