VIDEO-Aktivitas Normal, Pasca Puluhan Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Disdik Provinsi Jabar
Suasana Gedung Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat seusai puluhan orang terkonfirmasi positif Covid-19 tetap aktivitas secara normal.
Penulis: Ery Chandra | Editor: Dicky Fadiar Djuhud
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Suasana Gedung Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat seusai puluhan orang terkonfirmasi positif Covid-19, aktivitas tetap berjalan normal.
Pantauan Tribun Jabar, berada depan gedung tersebut bahkan nampak seorang warga tengah melakukan swafoto.
Sedangkan, para petugas keamanan berjaga depan akses utama gerbang itu. Silih berganti pengemudi roda dua dan empat keluar dari gedung.
Komandan Regu Petugas Keamanan Gedung DPRD, Taufik Mukasal menyatakan seusai dinyatakan sekitar 28 orang yang terkonfirmasi positif, aktivitas tempatnya bekerja tetap berjalan seperti biasanya.
"Tetap buka bagi ASN dan non ASN. Meski tak semuanya masuk hari ini," ujar Taufik saat ditemui Tribun, di lokasi, Kota Bandung, Rabu (19/8/2020).
Menurutnya, instruksi yang diterimanya bahwa khusus hari ini tak melakukan pelayanan bagi para tamu yang datang.
"11 orang petugas keamanan tetap bertugas hari ini. Karena syukur setelah tes negatif," katanya.
Untuk rencana kedepan, dia bilang belum mengetahui kepastian apakah Gedung Disdik Jabar bakal dilakukan penutupan. Namun, masih menanti keputusan dari para pimpinan.
"Info yang kami peroleh belum tahu pasti akan ada penutupan. Mungkin menunggu instruksi Pimpinan atau Pak Gubernur," ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jawa Barat, Daud Achmad menyatakan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, seusai dilakukan "swab test" kepada sekitar 450 orang. Lantas, kemudian terdapat sekitar dibawah 30 orang terkonfirmasi positif Covid-19.
Kepala Disdik Jabar, Dedi Supandi menuturkan pada 11 Agustus pihaknya melaksanakan "swab test" bagi seluruh karyawan Disdik Jabar. Sekaligus pejabat struktural pada lingkungan 13 Kantor Cabang Disdik (KCD). Dari 497 orang yang dites. Hanya lima persen yang positif. (*)