Dari Januari - Juli 2020, Ratusan Orang di Kabupaten Sukabumi Terkena DBD
kasus DBD perioder Januari hingga Juli 2020 ada 310 kasus. Sedangkan penyakit DD, mencapai 171 kasus.
Penulis: M RIZAL JALALUDIN | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Kontributor Kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin
TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Selain sedang menghadapi kasus virus Corona atau Covid-19, nampaknya di Kabupaten Sukabumi masih ada penyakit lain yang menjadi permasalahan.
Ya, rupanya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Demam Dengue (DD) di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, selama Januari hingga Juli 2020 mencapai ratusan orang.
Wakil Supervisor Program P2 Arbovirosis Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Joppy JR menyebutkan, kasus DBD perioder Januari hingga Juli 2020 ada 310 kasus. Sedangkan penyakit DD, mencapai 171 kasus.
• BREAKING NEWS, Seorang Pekerja Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Tewas Terjatuh
Jumlah tersebut melebihi kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yang saat ini berjumlah 92 orang.
"Kasus DBD Kabupaten Sukabumi periode Januari sampai Juli 2020, 310 kasus, DD ada 171 kasus," ujar Joppy saat dikonfirmasi Tribunjabar.id, Selasa (18/8/2020).
Dari jumlah tersebut, kata Joppy, ada 10 wilayah di Kabupaten Sukabumi yang kasus besar DBD di tahun 2020 ini.
Diantaranya wilayah Karawang, Cicurug, Jampang Kulon, Cikembar, Palabuhanratu, Citarik, Cibitung, Limbangan, Gegerbitung dan Parungkuda.
"Ada 10 besar kasus DBD tahun 2020 ini," jelasnya.
• 7 Kecamatan di Majalengka yang Sudah Dapat Menggelar KBM Tatap Muka, Masuk Zona Hijau