28 Sekolah di KBB Batal Melaksanakan Belajar Tatap Muka, Ini Alasannya
Sebanyak 28 sekolah tingkat SMA/SMK/SLB di empat Kecamatan Kabupaten Bandung Barat batal digelar rencana Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka
Penulis: Syarif Pulloh Anwari | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Pulloh Anwari
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Sebanyak 28 sekolah tingkat SMA/SMK/SLB di empat Kecamatan Kabupaten Bandung Barat batal digelar rencana Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka dilaksanakan pada tanggal 18 Agustus 2020 hari ini.
Empat kecamatan yang masuk zona hijau yakni Cipendeuy, Sindangkerta, Rongga dan Gununghalu, rencananya bakal menggelar belajar tatap muka.
Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan (KCD) Jawa Barat Wilayah VI, Ester Miori Dewayani mengatakan batalnya KBM tatap muka disebabkan beberapa alasan di antaranya belum ada izin dari orangtua.
• Inilah Kabupaten dan Kota di Jabar yang Siap Melaksanakan KBM Tatap Muka Jenjang SMA Pekan Ini
"Belum semua orangtua mengizinkan, ada kekhawatiran mendalam terkait hal-hal yang tidak diinginkan," kata Ester melalui sambungan telepon, Selasa (18/8/2020).
Ester mengatakan selain itu, ada ada faktor KBM tatap muka belum dilaksankan karena para guru belum menjalani tes virus korona.
• Karawang Belum Putuskan Kapan KBM Tatap Muka, Khawatir Kasus Positif Akan Langsung Melonjak
Namun kata dia, pihaknya bakal menargetkan bulan September mendatang bakal memulai pembelajaran tatap muka.
"Mudah-mudahan September sudah jalan. Saya juga berharap tidak ada guru yang reaktif dan seluruh orangtua menyetujui," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ilustrasi-belajar-secara-tatap-muka.jpg)