Menyambut Hari Kemerdekaan RI
Sultan Selacau Datangkan Helikopter
Kami ingin memberikan yang terbaik bagi warga di sini. Seumur-umur mereka belum melihat pesawat dari dekat, kami datangkan ke sini
Penulis: Firman Suryaman | Editor: Adityas Annas Azhari
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman
TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Peringatan HUT ke-75 Indonesia di Kampung Pasir Kolotok, Desa Cibungur, Kecamatan Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya, terasa istimewa, Senin(17/8/2020). Upacara yang digelar di puncak bukit, diawali kedatangan satu helikopter jenis Bell 505 dengan nomor registrasi PK-WSD.
Pesawat berkapasitas lima orang berikut pilot itu mendarat sekitar pukul 09.00. Ratusan warga yang menanti sejak pagi, antusias menyambut kedatangan pesawat.
Pesawat heli yang dipiloti Kapten Pilot Dwi Prianto ini sengaja dihadirkan Kesultanan Selacau di Desa Cibungur untuk turut memeriahkan HUT RI tahun ini.
Sultan Selacau, Rohidin Pataakusumah, mengatakan, ia tengah mengembangkan sektor pariwisata alam dan budaya di sekitar kesultanan. "Kami sengaja mendatangkan pesawat ini, selain ingin menghibur warga, juga ingin memeriahkan HUT RI ke-75. Makanya warna pesawat pun disesuaikan," ujar Rohidin.
Pesawat yang disebutnya merupakan aset kesultanan itu semula memang berwarna kombinasi merah dan hitam namun diubah menjadi warna merah dan putih.
"Kami ingin memberikan yang terbaik bagi warga di sini. Seumur-umur mereka belum melihat pesawat dari dekat, kami datangkan ke sini. Alhamdulillah disambut antusias warga," ujar Sultan.
Kesultanan mengutus Natadana (pejabat pemegang keuangan) Kesultanan Selacau, Eris Patrakusumah, beserta dua warga dari kesultanan untuk melakukan penerbangan menyambut HUT RI ke-75. "Saya mengutus Eris Patrakusumah, untuk melakukan penerbangan, melihat wilayah Kabupaten Tasikmalaya dari udara," kata Sultan Rohidin.
Selain pejabat dan orang kesultanan, seorang wartawan, Adi Kristiadi juga mengikuti perjalanan udara tersebut. Pesawat sempat mendarat di dua titik yakni Lapangan Kecamatan Manonjaya serta lapangan sepak bola bertaraf nasional Lodaya Sakti di Kecamatan Cisayong.
"Karena keterbatasan bahan bakar, kami hanya bisa melihat dari udara wilayah Kecamatan Manonjaya, Cisayong serta sempat menuju arah pesisir pantai selatan Kecamatan Cipatujah. Sempat pula melihat Jembatan Cirahong yang fenomenal," ujar Adi.
Saat mendarat di Lapangan Manonjaya sempat disambut warga setempat serta aparat desa, Lanud Wiriadinata serta Koramil dan BPBD Kabupaten Tasikmalaya.
Pesawat kemudian terbang lagi ke Lapangan Lodaya Sakti. Di sana Kades Cisayong, Yudi, ikut serta penerbangan menuju kembali ke komplek Kesultanan Selacau di Desa Cibungur. Menjelang petang pesawat kembali ke Jakarta.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/berfoto-di-depan-helikopter.jpg)