Hindari Kejahatan di Malam Hari di Bandung, Polisi: Warga Harus Waspada dan Jaga Diri
Polisi masih menyelidiki kasus penusukan terhadap Faisal (20), warga Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, di Jalan Sudirman, Kota Bandung.
Penulis: Mega Nugraha | Editor: Giri
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Polisi masih menyelidiki kasus penusukan terhadap Faisal (20), warga Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, di Jalan Sudirman, Kota Bandung, Sabtu (15/8/2020).
"Masih penyelidikan. Doain saja," ujar Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Galih Indragiri, di Jalan Jawa, Senin (17/8/2020).
Faisal tewas beberapa saat setelah mendapat luka tusukan di perut.
Kasusnya, termasuk kejahatan jalanan.
Untuk Kota Bandung sebagai kota besar, kasus street crime ini sangat berpotensi terjadi karena aktivitas warganya yang hampir 24 jam.
"Pada beberapa kali kasus street crime (kejahatan jalanan), pencurian dengan kekerasan hingga pembacokan di Kota Bandung, rata-rata semua bisa kami ungkap. Jadi bukan berarti tidak diungkap," ucapnya.
Ia meminta warga yang melihat atau mengalami tindak pidana untuk segera melaporkan kasus itu ke polisi supaya cepat ditindaklanjuti.
• Kasus Covid-19 di Pangandaran Tambah Tiga Menjelang 17 Agustus, Empat Orang Masih Isolasi Mandiri
"Sesuai perintah Pak Kapolrestabes untuk meningkatkan kegiatan rutin yang ditingkatkan, kami patroli terus setiap malam. Laporkan jika ada tindak pidana, jangan nunggu. Pasti akan kami akan tindak tegas pelakunya," ucap Galih.
Sebagai kota besar yang berpotensi besar terjadinya street crime terutama malam hari, itu harus disikapi oleh warga Kota Bandung dengan arif dan bijaksana.
• Tidak Tahu, Netizen Sebut Pakaian Cina Tertampil di Uang Pecahan Rp 75 Ribu
Seperti selalu waspada saat berkendara malam hari dan jadilah polisi untuk diri sendiri. Seperti tidak menunjukkan aktivitas yang mengundang orang lain untuk berbuat jahat.
"Dinamika di kota besar harus disikapi dengan bijak oleh warganya. Seperti harus selalu waspada, jaga diri sendiri. Tapi jangan terlalu paranoid," ucap Galih. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/barbuk-kdrt-suami-bunuh-istri.jpg)