Breaking News:

New Normal di Jabar

Bioskop di Bandung Siap-siap Diijinkan Buka oleh Pemkot Bandung

Dari hasil pemantauan yang dilakukan di XXI Ciwalk itu, kata dia, masih ada beberapa syarat yang harus dilengkapi.

Editor: Ravianto
nazmi abdurrahman/tribunjabar
Petugas bioskop CGV Mal Bandung Electronic Centre (BEC) memperagakan protokol kesehatan, Kamis (9/7/2020). 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemkot Bandung akan membolehkan bioskop kembali beroperasi asal melaksanakan protokol kesehatan.

Bagi pengamat kebijakan publik dan Guru Besar Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Prof Cecep Darmawan kebijakan seperti itu harus dilihat dari urgensi kebutuhan masyarakat.

"‎Urgensinya dari sisi apa. Kalau dari sisi pengusaha bioskop, mikirnya ya urgent. Hemat saya kalau dianggap urgent, sisi apanya."

"Apakah bioskop jadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat secara luas. Kan kalau supermarket mendesak ya. Pendidikan mendesak, dibuka tapi kan ada zona-zonanya. Nanti apakah bioskop akan seperti itu. Sekolah juga kan urgent, tapi untuk buka kembali kan panjang aturannya," ucap Cecep saat dihubungi via ponselnya, Kamis (13/8/2020).

Dari sudut kebijakan publik, rencana membuka bioskop harus kembali lagi ke soal aturan.

Apakah ada aturan dari Pemkot Bandung yang membolehkan bioskop buka.

‎"Harus ada regulasi dulu. Sejauh mana regulasinya. Kalau regulasinya memungkinkan dengan protokol kesehatan ketat,ya silahkan berarti pemerintah membolehkan."

"Tapi jangan sampai aturan belum membolehkan tapi pemerintah justru merelaksasi," ucapnya.

Lagian, dalam hukum, relaksasi itu tidak dikenal. Yang ada justru diskresi. Diskresi bisa dikeluarkan pemerintah selama tidak melabrak aturan dan dilakukan berdasarkan kebutuhan yang mendesak.

"Dalam hukum itu tidak ada relaksasi. Adanya diskresi. Tapi diskresi harus ketat."

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved