Rabu, 29 April 2026

Bos Pelayaran Ditembak Saat Hendak Makan Siang, Dua Pelaku Pelaku Diburu

Yusri mengatakan korban dihampiri oleh kedua pelaku dan langsung melepaskan empat kali tembakan.

Editor: Deni Ahmad Fajar

Warga Kelapa Gading digegerkan oelh kasus penembakan Suginato (51), pengusaha bidang pelayaran. Sugianto ditembak orang tidak dikenal, di dekat ruko Royal Gading Square, Jakarta Utara, Kamis (13/8) siang.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan pelaku penembakan diduga dua orang. Menurut Yusri, seorang pelaku bertindak sebagai eksekutor dan satu lagi menunggu di atas motor.

Yusri mengatakan korban ditembak saat dalam perjalanan pulang ke rumahnya untuk makan siang. "Kantor korban tidak jauh dari rumahnya. Dia biasanya pulang pada jam makan siang," ujar Yusri.

Yusri mengatakan korban dihampiri oleh kedua pelaku dan langsung melepaskan empat kali tembakan. "Sekitar 50 meter dari kantornya tiba-tiba ada orang menembak dia dari belakang. Korbam meninggal di tempat kejadian," ujarnya.

Setelah mengeksekusi korban, kata Yusri, pelaku melarikan diri. Polres Metro Jakarta Utara dan Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya membentuk tim untuk memburu pelaku.

"Masih diselidik oleh anggota Jakarta Utara dan Resmob Polda Metro Jaya," katanya.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan pihaknya menemukan barang bukti di lokasi kejadian. "Kemungkinan itu selongsong dari senjata milik pelaku," kata Budhi.

Budhi mengatakan dia belum mengetahui jenis peluru yang bersarang di tubuh korban. Namun demikian berdasarkan informasi yang dihimpun, peluru yang di tubuh korban berjenis FN kaliber 9 mm.

Tini (42), seorang pedagang kopi, mengaku dengar suara tembakan di kawasan Ruko Royal Gading Square. Tini mengaku mendengar tiga kali tembakan. Menurut Titi, penembakan terjadi ketika susana di lokasi kejadian ramai. Titi mengatakan saat terdengan tembakan, dia juga sedang melayani pembeli.

Pasalnya Tini ketika itu sedang membuatkan kopi untuk pelanggannya. “Saya lagi ngelayanin kopi, kaget saya. Kencang suaranya,” ungkap Tini. Menurut Tini, dirinya juga tidak menghiraukan suara tersebut karena di sekitar lokasi juga ada tukang tambal ban.

Sehingga ketika ada suara-suara semacam itu dirinya tidak ambil pusing. “Iya, makanya saya tidak terlalu tahu. Tahu tahu dapat kabar ada yang mati,” ujarnya.

Menurut seorang wargam Sukamto, pelaku sempat dikejar petugas keamanan ruko. Sekuriti ruko tersebut juga sempat meneriaki pelaku. Peaku kabur setelah melompatipagar ruko. Pelaku penembakan kabur setelah dijemput temannya yang mengendarai motor.

Keluarga koban menangis histeris saat melihat korban telah terbujur kaku di ruang instalasi forensik Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.***

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved