Pemkab Sumedang Kirim Surat ke Kemendagri Agar Pilkades 2020 Bisa Digelar Saat Pilkada Serentak

Pemkab Sumedang berupaya agar Pilkades serentak bisa tetap digelar tahun ini.

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: taufik ismail
Tribunnews
Ilustrasi Pilkades Serentak 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Pemerintah Kabupaten Sumedang masih mengupayakan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2020 bisa digelar, meskipun waktunya nyaris berbarengan dengan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak.

Pilkades serentak di Kabupaten Sumedang rencananya akan digelar pada 8 November dengan diikuti sebanyak 88 desa, sedangkan Pilkada Serentak dipastikan akan digelar pada 9 Desember 2020 mendatang.

Namun, berdasarkan surat edaran dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) nomor 141/4528/SJ, tanggal 10 Agustus 2020, pelaksanaan Pilkades serentak 2020 harus ditunda karena bertepatan dengan pelaksanaan Pikada serentak.

"Sebenarnya di Sumedang tidak Pilkada, tapi kebijakan nasional saya paham. Ada atau tidaknya Pilkada, semuanya harus fokus ke Pilkada yang ada," ujar Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir di Gedung Negara, Rabu (12/8/2020) petang.

Ia mengatakan, dalam keputusan Mendagri itu memang Pilkades serentak tahun 2020 harus ditunda.

Untuk itu, pihaknya akan mengikuti aturan tersebut karena Pilkada serentak merupakan kegiatan strategis nasional.

"Kami sekarang masih mengusahakan, karena Pilkada kan tanggal 9 Desember. Apakah setelah itu, dalam kurun waktu sampai 31 Desember, bisa tidak kita menjalankan ini (Pikades)," katanya.

Terkait hal ini, pihaknya sudah mengirim surat ke Kemendagri karena dalam surat edaran terkait penundaan Pilkades itu belum ada jangka waktu yang ditentukan.

"Sementara Perda kami kan sudah jelas, ada batasan waktunya. Jadi, kami sudah mengirimkan surat ke Kemendagri, bagaimana kalau setelah tanggal 9 Desember, kami tetap menjalankan Pilkades," ucap Dony.

Kendati demikian, pihaknya tetap menyerahkan semua keputusan ke Kemendagri terkait diizinkan atau tidaknya pelaksanaan Pilkades disaat waktunya bersamaan dengan Pilkada serentak tersebut.

"Tentunya ini kembali kepada Kemendagri, walaupun nanti ada persinggunan dalam proses tahapannya dengan Pilkada meskipun di Sumedang tidak ada Pilkada," katanya.

Dua Gadis Remaja di Majalengka Rampok dan Cekik Seorang Nenek Hingga Tewas, Kepergok Saat Mencuri

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved