Selasa, 14 April 2026

Buntut Ada Tenaga Kesehatan Positif Covid-19, Pelayanan di RSIA Mitra Prapatan Majalengka Ditutup

Menindaklanjuti adanya tenaga kesehatan yang dinyatakan positif Covid-19, Rumah Sakit Ibu dan Anak

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Ichsan
tribunjabar/eki yulianto
Suasana tes swab yang dilakukan oleh RSIA Mitra Prapatan Majalengka 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Menindaklanjuti adanya tenaga kesehatan yang dinyatakan positif Covid-19, Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Mitra Prapatan Majalengka resmi menutup seluruh pelayanan.

Penutupan itu sudah dilakukan sejak dua hari ini dan akan dilaksanakan selama beberapa hari ke depan.

Direktur RSIA Mitra Prapatan Majalengka, dr Raymond Gasbara Pribadi membenarkan bahwa pihaknya secara resmi menutup seluruh pelayanan.

Penutupan itu berlaku bagi calon pasien yang akan berobat dan melaksanakan pemeriksaan di rumah sakit tersebut.

"Tutup dulu sebentar, baru 2 hari. Sampai hasil tes swab para tenaga medisnya keluar, kita akan buka kembali," ujar dr Raymond saat ditemui di lokasi, Sabtu (8/8/2020).

Ini Daftar dan Rute yang Dilayani Enam Kereta Api yang Baru Beroperasi Kembali di Wilayah Cirebon

Ia menjelaskan, sebagai tindak lanjut terhadap tenaga kesehatan yang terpapar virus Corona, pihaknya juga menggelar uji usap kepada puluhan karyawan.

Karyawan itu berasal dari non tenaga kesehatan dan tenaga kesehatan yang selama ini berkontak langsung dengan pasien yang bersangkutan.

"Kalau hasilnya sudah keluar dan ada yang positif, kita akan karantina petugas kita. Sebaliknya, jika negatif semua kita akan buka pelayanan, jadi aman untuk masyarakat," ucapnya.

Masih disampaikan Direktur, ada sejumlah 52 petugas yang menjalani tes swab tersebut.

Pelaksanaan te swab itu sendiri dilakukan di lantai 1 rumah sakit yang berada di sebelah Pasar Prapatan tersebut.

"Petugas yang menjalani tes swab sebanyak 52 petugas. Tidak hanya petugas kesehatan, tetapi seluruh warga RSIA Mitra Prapatan. Ini bertujuan, untuk memastikan bahwa kita tidak ada lagi yang terpapar, sehingga kita bisa menerima pasien kembali dan di kami dipastikan steril," jelas dia.

Nenek Uho Terlantar Lantaran Anaknya Harus Bekerja Full Time Sehingga Jarang Pulang

Sementara, Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Sumberjaya, Oman Suratman menyampaikan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak rumah sakit setempat.

Hasilnya, pihak rumah sakit hanya melanjutkan pelayanan perawatan yang sedang berjalan.

Sementara, untuk pasien baru tidak diterima terlebih dahulu.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved