Minggu, 26 April 2026

VIDEO-Heboh Video Pengakuan Pria Cabuli Keponakannya di Warudoyong Sukabumi

Berdasarkan pengakuan dalam video itu, pelaku telah melakukan pencabulan pada korban sebanyak lima kali.

Penulis: Fauzi Noviandi | Editor: Teguh Kurnia

Laporan Kontributor Kota Sukabumi, Fauzi Noviandi.

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Sejumlah warga di Kota Sukabumi dikagetkan dengan beredarnya sebuah video pengakuan seorang pelaku pencabulan terhadap anak yang masih duduk di kelas II Sekolah Dasar (SD) di Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi.

Diketahui dalam video itu merupakan seorang pelaku tersebut yaitu A (41) yang telah melalukan pencabulan terhadap anak yang masih di bawah umur.

Pelaku merupakan paman dari korban.

Dalam video yang sudah tersebar di Whatsapp itu berdurasi sekitar 46 detik, dan pelaku itu tengah ditanyai oleh masyrakat yang mengetahui perbuatan tidak terpuji itu.

Berdasarkan pengakuan dalam video itu, pelaku telah melakukan pencabulan pada korban sebanyak lima kali.

Namun saat beberapa warga menanyakan telah berapa lama perbuatan itu dilakulan, dia tidak bisa menjelaskannya.

"Ada sebanyak lima kali," jawab pelaku yang menggunakan jaket warba biru pada sejumlah warga.

Diberitakan sebelumnya, seorang bocah berusia 8 tahun asal Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi menjadi korban pencabulan yang dilakukan oleh pamannya sendiri.

Berdasarkan infomasi yang diperoleh, kejadian tersebut terjadi ketika anak yang masih duduk di Kelas II SD itu dicabuli oleh pamanya ketika setelah pulang mengaji di sekitar rumahnya.

"Saya baru mengetahui adanya kasus pecabulan itu dari sejumlah warga melaporkan pada saya melalui sambungan telepon," kata Ketua RW 08 Kelurahan Sukakarya, Dadang Setiawan aat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis, (6/8/2020).

Ia menyebutkan, anak yang masih berusia delapan tahun itu menjadi korban pecabulan yang dilakukan oleh pamannya sendiri.

Sang paman tinggal tidak jauh dari rumah korban.

"Iya korbannya masih duduk di kelas II SD, dan pelakunya yaitu pamannya sendiri, dan kebetulan tinggal yang berdekatan dengan rumah anak itu tinggal," katanya

Berdasarkan laporan yang diterima dari sejumlah warga lanjut dia, pelaku yang berprofesi sebagai buruh serabutan itu, melalakukan perbuatan yang tidak terpujinya itu sudah lebih dari satu kali.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved