Senin, 20 April 2026

Perkembangan Kasus Covid-19 di Secapa AD Bandung, Tinggal 13 Persen yang Masih Terpapar

Angka sembuh dari paparan virus corona di Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD) terus bertambah.

Penulis: Daniel Andreand Damanik | Editor: Giri
Dinas Penerangan AD
Pelaksanaan swab tes di Secapa AD 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Daniel Andreand Damanik

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Angka sembuh dari paparan virus corona di Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD) terus bertambah.  

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa, mengumumkan ada 1.308 orang positif Covid-19 di lingkungan Secapa AD.

Kepala Dinas Penerangan AD (Kadispenad), Brigjen TNI Nefra Firdaus, melalui keterangan tertulisnya pada Rabu (5/8/2020) mengatakan, ada penambahan jumlah pasien yang sembuh dari corona.

"Hari ini, jumlah yang sembuh sebanyak 16 orang. Jadi, total pasien yang dinyatakan negatif dan sembuh menjadi 1.136 orang atau 86.8 persen," kata Brigjen TNI Nefra Firdaus.

Dari 1.308 orang yang terpapar positif corona di Secapa AD, saat ini jumlah tersisa172 orang atau sekira 13,2 persen.

Sebanyak 172 pasien positif Covid 19 yang tersisa tersebut , Nefra menjelaskan, sudah tidak ada lagi yang dirawat di Rumah Sakit Dustira, Cimahi.

Hana Hanifah Ngadu kepada Deddy Corbuzier Pernah Ditanya sang Ibu tentang Prostitusi Online

Semuanya sedang menjalani isolasi mandiri di Secapa AD dan tidak menunjukkan gejala apa pun.

Terkait proses donor plasma darah terhadap pasien yang sembuh, terus dilakukan uji Klinis anti-Covid-19 oleh tim Universitas Airlangga, BIN, TNI AD, dan proses awal donor plasma convalesence di Secapa AD dan Pusdikpom masih terus berlangsung.

300 Ribu Orang Kehilangan Rumah Akibat Ledakan Dahsyat di Beirut, Kerugian Lebih Rp 200 Triliun

"Gelombang kedua donor plasma darah, saat ini diikuti oleh delapan perwira mantan Secapa AD yang dilakukan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD)," katanya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved