Senin, 18 Mei 2026

Hati-hati, 19 Aplikasi Edit Foto Ini Berbahaya bagi Pengguna Android, Ada di Ponselmu?

Aplikasi berbahaya yang dilarang itu cukup populer dan sudah didownload jutaan kali oleh pengguna Android dari seluruh dunia.

Tayang:
Pixabay
Ilustrasi menggunakan ponsel atau smartphone. 

TRIBUNJABAR.ID - Google baru-baru ini memblokir sejumlah aplikasi dari Play Store.

 Tujuan diblokirnya beberapa aplikasi tersebut adalah dalam rangka melindungi jutaan pengguna Android.

Dilansir dari Kompas.com, upaya Google ini dilakukan seiring dengan banyaknya malware jahat yang kerap menarget pengguna.

 
Aplikasi berbahaya yang dilarang itu cukup populer dan sudah didownload jutaan kali oleh pengguna Android dari seluruh dunia.

Setidaknya ada 19 aplikasi berbahaya yang diblokir oleh Google.

BREAKING NEWS, INNALILLAHI, Sekda Kabupaten Bandung Teddy Kusdiana Meninggal Dunia, Sempat Masuk RS

Dilansir Daily Record, Rabu (29/7/2020), pada awalnya temuan itu diketahui oleh White Ops Satori Thread Intelligence and Research.

White Ops menemukan 19 aplikasi berbahaya yang mampu mengisi perangkat dengan iklan yang tidak diinginkan.

Ciri-ciri aplikasi berbahaya
Adware (perangkat lunak yang berisi program iklan) itu mengambil alih saat perangkat smartphone dibuka kuncinya atau sedang mengisi daya.

Selain itu adware itu dapat meluncurkan serangannya baik saat aplikasi terbuka ataupun tidak.

Beberapa aplikasi berbahaya bahkan dapat bersembunyi dari pengguna dengan menghilang saat mereka diunduh.

Trik itu sering digunakan oleh peretas atau hacker karena mempersulit orang untuk menemukan dan menghapus aplikasi dari perangkat mereka.

Ledakan Dahsyat di Lebanon Tewaskan Lebih dari 70 Orang, Diduga dari Bahan Peledak Tingkat Tinggi

Tim White Ops mengatakan mereka mengidentifikasi aplikasi berbahaya setelah melihat banyaknya lalu lintas iklan yang mencurigakan selama penyelidikan.

Aplikasi yang diselidiki oleh White Ops tidak berfungsi seperti yang diiklankan dan memiliki lebih dari 3,5 juta unduhan.

Penyelidikan itu disebut dengan CHARTREUSEBLUR. Hal itu karena sebagian besar aplikasi yang terdeteksi berbahaya menggunakan kata 'blur' dalam nama aplikasi itu.

Banyak juga aplikasi yang "mengaku" sebagai editor foto. Padahal aplikasi editor foto merupakan salah satu aplikasi yang banyak diunduh di Play Store.

Aplikasi-aplikasi berbahaya itu mengklaim memungkinkan pengguna untuk mengaburkan bagian gambar di galeri foto mereka.

Meski Google telah menghapusnya dari aplikasi Play Store, tapi penting juga bagi pengguna Android untuk menghapusnya dari ponsel.

Berikut ini 19 aplikasi berbahaya yang perlu segera dihapus dari ponsel Anda:

Terjadi Pagi Ini, Gempa Bumi Goyang Pesisir Selatan Sumatera Barat, Tidak Berpotensi Tsunami

Auto Picture Cut: 100,000+ pemasangan
Color Call Flash: 50,000+ pemasangan
Square Photo Blur: 500,000+ pemasangan
Square Blur Photo: 500,000+ pemasangan
Magic Call Flash: 50,000+ pemasangan
Easy Blur: 100,000+ pemasangan
Image Blur: 100,000+ pemasangan
Auto Photo Blur: 100,000+ pemasangan
Photo Blur: 500,000+ pemasangan

Pensiun dari Persib Bandung, Eka Ramdani Fokus Jalani Bisnis Kuliner, Ini Menu yang Ditawarkan

Photo Blur Master: 100,000+ pemasangan
Super Call Screen: 100,000+ pemasangan
Square Blur Master: 100,000+ pemasangan
Square Blur: 50,000+ pemasangan
Smart Blur Photo: 500,000+ pemasangan
Smart Photo Blur: 500,000+ pemasangan
Super Call Flash: 100,000+ pemasangan
Smart Call Flash: 50,000+ pemasangan
Blur Photo Editor: 5,000+ pemasangan
Blur Image: 10,000+ pemasangan

Sumber: Kompas
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved