Sempat Tertunda, Pembangunan PLPR di Sukabumi Akan Dilanjutkan
Menurutnya, pembangunan yang akan dilanjutkan ini akan menghabiskan banyak dana untuk pembangunan kantor Syahbandar atau kantor UPP.
Penulis: M RIZAL JALALUDIN | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Kontributor Kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin
TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Pembangunan Pelabuhan Laut Pengumpan Regional (PLPR) di Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat akan dilanjutkan.
Setelah sebelumnya selama sekitar dua tahun sempat tertunda, tidak ada lagi aktivitas pengerjaan di dermaga PLPR tersebut.
• Pria di Tasikmalaya Meninggal Mendadak di Atas Kurban yang Akan Disembelihnya, Ini Kronologinya
Kepala Kantor Unit Penyelenggaran Pelabuhan (UPP) Kelas III Palabuhanratu, Fatah Yasin, mengatakan, pembangunan PLPR akan kembali dilanjutkan pada 2022 mendatang.
"Nunggu Covid-19 ini berakhir, karena anggaran kita terbatas. Kemarin dua tahun ini kita gak jalan sama sekali, 2020 gak bisa dianggarkan lagi, nanti 2022," ujarnya.
Menurutnya, pembangunan yang akan dilanjutkan ini akan menghabiskan banyak dana untuk pembangunan kantor Syahbandar atau kantor UPP.
"Yang mahal itu nanti kantor sekitar Rp2 miliyar, nanti dibangun di atas dermaga, dibawahnya kan jurang, nanti di pondasi dulu bawahnya, nanti sejajar dengan jalan raya," katanya.
Menurutnya, saat ini pembangunan PLPR tersebut sudah sekitar 50 persen. Ia mengatakan perencanaan pembangunan tersebut langsung dari pusat.
"Kalau lihat secara estimasi sudah s ekitar 90 persenan, nanti ini kan untuk pelabuhan wisata," ucapnya.
• Pria di Tasikmalaya Meninggal Mendadak di Atas Kurban yang Akan Disembelihnya, Ini Kronologinya
Fatah menyebutkan, pihaknya mengajukan anggaran untuk pembangunan lanjutan ini sekitar Rp36 miliyar.
Namun, Fatah tidak menyebutkan waktu yang akan dihabiskan dalam pembangunan lanjutan PLPR tersebut.
"Saya ajukan Rp36 miliyar, untuk waktu pengerjaannya bulanan, saya ambil waktu terlama," jelasnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/plrp-di-palabuhanratu-yang-akan-dilanjtkan-pembangunan.jpg)