Minggu, 26 April 2026

Mandi dan Tak Makan Sebelum Salat, Ini Amalan yang Dilakukan Rasulullah SAW di Hari Raya Idul Adha

Sederet amalan sunah dapat dilakukan umat muslim di Hari Raya Idul Adha teruatama sebelum melaksanakan salat Ied.

Penulis: Fidya Alifa Puspafirdausi | Editor: Widia Lestari
Tribunnews
ilustrasi idul adha 

TRIBUNJABAR.ID - Sederet amalan sunah dapat dilakukan umat muslim di Hari Raya Idul Adha teruatama sebelum melaksanakan salat Ied.

Amalan ini pun dilakukan oleh Rasulullah SAW.

Umat muslim dianjurkan melaksanakan amalan sunah ini agar mendapat keberkahan.

Melansir rumaysho.com dari artikel yang ditulis Muhammad Abduh Tuasikal, MSc, amalan sunah Rasulullah SAW sebelum menunaikan salat Idul Adha tertuang dalam hadis.

Dari Abdullah bin Buraidah, dari ayahnya, ia berkata,

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- لاَ يَغْدُو يَوْمَ الْفِطْرِ حَتَّى يَأْكُلَ وَلاَ يَأْكُلُ يَوْمَ الأَضْحَى حَتَّى يَرْجِعَ فَيَأْكُلَ مِنْ أُضْحِيَّتِهِ

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berangkat shalat ‘ied pada hari Idul Fithri dan beliau makan terlebih dahulu. Sedangkan pada hari Idul Adha, beliau tidak makan lebih dulu kecuali setelah pulang dari shalat ‘ied baru beliau menyantap hasil qurbannya.” (HR. Ahmad 5: 352.Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini hasan)

Tak hanya itu, Rasulullah SAW tak makan sebelum salat Idul Adha juga disampaikan Ibnu Qudamah rahimahullah.

قال أحمد: والأضحى لا يأكل فيه حتى يرجع إذا كان له ذبح، لأن النبي صلى الله عليه وسلم أكل من ذبيحته، وإذا لم يكن له ذبح لم يبال أن يأكل. اهـ.

“Imam Ahmad berkata: “Saat Idul Adha dianjurkan tidak makan hingga kembali dan memakan hasil sembelihan qurban. Karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam makan dari hasil sembelihan qurbannya. Jika seseorang tidak memiliki qurban (tidak berqurban), maka tidak masalah jika ia makan terlebih dahulu sebelum shalat ‘ied.” (Al Mughni, 2: 228)

Ibnu Hazm rahimahullah berkata,

وإن أكل يوم الأضحى قبل غدوه إلى المصلى فلا بأس، وإن لم يأكل حتى يأكل من أضحيته فحسن، ولا يحل صيامهما أصلا

“Jika seseorang makan pada hari Idul Adha sebelum berangkat shalat ‘ied di tanah lapang (musholla), maka tidak mengapa. Jika ia tidak makan sampai ia makan dari hasil sembelihan qurbannya, maka itu lebih baik. Tidak boleh berpuasa pada hari ‘ied (Idul Fithri dan Idul Adha) sama sekali.” (Al Muhalla, 5: 89)

Berdasarkan penjelasan Imam Ahmad yang dicatut dari Ibnu Qudamah, amalan sunnah tidak makan sebelum salat Idul Adha hanya berlaku untuk orang yang memiliki hewan kurban.

Ada penjelasan di balik amalan sunnah tersebut.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved