Idul Adha 2020
Kisah Awal Mula Puasa Arafah, Lewat Mimpi Nabi Ibrahim AS Allah SWT Menguji Keimanan dan Ketakwaan
Pelaksanaan puasa Arafah di bulan Dzulhijjah ini memiliki cerita asal-usul di baliknya. Pada 8 dan 9 Dzulhijjah Nabi Ibrahim dapat mimpi mengejutkan
Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Fidya Alifa Puspafirdausi
TRIBUNJABAR.ID - Umat muslim, besok akan melaksanakan puasa Arafah Dzulhijjah 1441 H.
Tak sedikit yang bertanya-tanya dari mana awal mula puasa Arafah tersebut?
Oleh karena itu, sebelum melaksanakannya ada baiknya ketahui dulu kisahnya.
Pelaksanaan puasa sunnah di bulan Dzulhijjah ini memiliki kisah atau asal-usul di baliknya.

• Tata Cara Mandi Sunnah Sebelum Shalat Idul Adha Sesuai Anjuran Rasulullah Lengkap Beserta Dalilnya
Sejarah puasa Arafah berawal dari kisah Nabi Ibrahim AS yang mendapat mimpi luar biasa.
Kala itu beliau mendapat wahyu dan perintah dari Allah SWT untuk menyembelih putra tercintanya, Nabi Ismail AS.
Tentu saja mimpi tersebut sempat membuat Nabi Ibrahim AS bimbang dan gamang.
Mimpi tersebut datang di tanggal 8 dan 9 Dzulhijjah.
Inilah juga yang merupakan ujian keimanan, ketakwaaan dan pengorbanan bagi Ibrahim.
Di satu sisi sebagai Nabi, beliau tahu betul mimpi yang datang itu adalah wahyu dari Allah SWT.
Artinya perintah dalam mimpi tersebut harus dilaksanakan.
Di satu sisi sebagai seorang ayah ia harus rela mengorbankan putra tercintanya.
Nabi Ismail adalah putra yang dinanti-nantikan Nabi Ibrahim bertahun-tahun lamanya.
Kendati begitu, keyakinan Nabi Ibrahim AS akhirnya mematuhi perintah Allah SWT bulat pada 9 Dzulhijjah.
Hari keyakinan Nabi Ibrahim AS itulah kemudian disebut hari Arafah.