Wali Kota Cimahi Khawatir Masyarakatnya Semakin Hari Semakin Merasa Tidak Ada Pandemi Covid-19
Sejumlah aktivitas perekonomian dan aktivitas lainnya masyarakat di Kota Cimahi juga sudah berlangsung normal
Penulis: Daniel Andreand Damanik | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Wartawan Tribun Jabar Daniel Andreand Damanik
TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Pandemi Covid-19 di Indonesia dan Kota Cimahi secara khususnya masih berlangsung dan masih menunjukkan tren kenaikan.
Sejumlah aktivitas perekonomian dan aktivitas lainnya masyarakat di Kota Cimahi juga sudah berlangsung normal sejak Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) telah berakhir.
"Ini yang kami khawatirkan, masyarakat berkativitas seolah-olah tidak sedang terjadi apa. Padahal, tren di Nasional dan Provinsi Jawa Barat setiap hari semakin bertambah," kata Wali Kota Cimahi, Ajay M Priatna, Selasa (28/7/2020).
Saat ini, ada 14 warga Kota Cimahi terpapar Covid-19 (positif aktif). Status Kota Cimahi hingga saat ini ialah masuk zona oranye.
• Pemkot Bandung Terapkan Sanksi Masker Sesuai Perwal, Sekda: Saya Belum Terima Pergub
"Saya sempat bercanda dengan Bu Kadis Kesehatan, supaya Cimahi status zona merah. Karena kalau status zona hijau, masyarakat langsung sebebas-bebasnya beraktivitas, padahal zona hijau bisa jadi berubah lagi hanya dalam hitungan hari. Ini kami khawatirkan," kata Ajay.
Terkait pada pelaksanaan Idul Adha dan kaitannya dengan hari libur dan mudik, Ajay mengatakan bahwa bobot mudik Idul Adha pasti berbeda dengan bobot mudik IdulFitri.
• Kumpulan Ucapan Idul Adha 2020 yang Cocok Dikirimkan ke Orang Tua, Tak Perlu Sedih Jika Tak Mudik
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/wali-kota-cimahi-ajay-m-priatna-287.jpg)