Breaking News:

Idul Adha 2020

Lafaz Niat Puasa Tarwiyah untuk Besok Hari, Lengkap dengan Arti dan Terjemahan Bahasa Indonesia

Puasa sunnah yang dikenal umat musim adalah puasa Tarwiyah pada 8 Dzulhijjah dan puasa Arafah pada 9 Dzulhijjah.

Islam.com via Bangka Pos
ilustrasi puasa Arafah 

TRIBUNJABAR.ID - Amalan di Bulan Dzulhijjah yang dikerjakan Rasulullah SAW adalah puasa sunnah.

Puasa sunnah yang dikenal umat musim adalah puasa Tarwiyah pada 8 Dzulhijjah dan puasa Arafah pada 9 Dzulhijjah.

Namun, puasa sunnah yang dikerjakan tak hanya puasa Tarwiyah dan puasa Arafah.

Puasa sunnah juga dikerjakan pada 10 hari pertama Bulan Dzulhijjah.

Melaksanakan amalan sunnah di sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah tertuang pada hadits Ibnu 'Abbas.

Rasulullah SAW bersabda,

مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهَا أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ هَذِهِ الأَيَّامِ . يَعْنِى أَيَّامَ الْعَشْرِ. قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَلاَ الْجِهَادُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ قَالَ وَلاَ الْجِهَادُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ إِلاَّ رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ فَلَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَىْءٍ

“Tidak ada satu amal sholeh yang lebih dicintai oleh Allah melebihi amal sholeh yang dilakukan pada hari-hari ini (yaitu 10 hari pertama bulan Dzul Hijjah).”

Para sahabat bertanya: “Tidak pula jihad di jalan Allah?”

Rasulullah SAW menjawab: “Tidak pula jihad di jalan Allah, kecuali orang yang berangkat jihad dengan jiwa dan hartanya namun tidak ada yang kembali satupun.”

Halaman
123
Editor: Fidya Alifa Puspafirdausi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved