Minggu, 26 April 2026

Pulang dari Bandung Demam Tinggi, Karyawan Media di Jakarta Positif Covid-19

Seorang karyawan media dinyatakan positif terpapar virus corona. Dia dinyatakan positif Covid-19 setelah melakukan perjalanan ke Bandung.

Editor: Giri
freepik
Ilustrasi - Seorang karyawan media di Jakarta dinyatakan positif Covid-19 setelah melakukan perjalanan ke Kota Bandung. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Seorang karyawan media dinyatakan positif terpapar virus corona. Dia dinyatakan positif Covid-19 setelah melakukan perjalanan ke Kota Bandung.

Informasi  itu dikemukakan oleh Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi DKI Jakarta.

Karyawan berinisial AS kini menjalani isolasi di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat.

Saat Sabtu (18/7/2020) dan Minggu (19/7/2020), AS sempat bertolak ke Bandung, Jawa Barat, karena ada keperluan.

Sehari kemudian atau Senin (20/7/2020), AS tidak masuk ke kantor karena mengalami demam tinggi.

"Di rumah sakit Jakarta Utara, yang bersangkutan menjalani rapid test dan hasilnya reaktif. Kemudian dilanjutkan swab test, hasilnya juga positif Covid-19,” kata Andri di Balai Kota DKI, Senin (27/7/2020).

Sejak dinyatakan positif virus corona, kata Andri, AS langsung menjalani perawatan di RS Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara.

Namun Minggu (26/7/2020) sore, AS dirujuk ke RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat.

“Sejauh ini perusahaan yang bersangkutan telah mengikuti ketentuan, yakni mempekerjakan 50 persen karyawan dari total pekerja 157 orang,” ujar Andri.

Andri menjelaskan, bagi perkantoran yang pegawainya terkena Covid-19 akan ditutup selama tiga hari untuk proses sterilisasi.

Perusahaan wajib menyemprotkan cairan disinfektan ke berbagai sudut dan peralatan kerja untuk memusnahkan virus corona yang kemungkinan menempel di sana.

Selain itu, semua karyawan yang berjumlah 157 orang tersebut juga wajib mengikuti rapid test.

Dalam kesempatan itu, Andri meminta kepada pengelola kantor agar terbuka dalam memberikan informasi jika ada karyawannya terjangkit Covid-19.

Informasi mereka sangat diperlukan demi keselamatan karyawan perusahaan itu sendiri.

Menurut Andri, jangan sampai kasus virus corona ditutupi dan tidak dilakukan antisipasi, sehingga virus menjangkiti karyawan lain.

“Apabila ada pekerja yang terindikasi terpapar Covid-19, segera lapor, enggak usah takut. Tujuannya supaya pegawai tersebut bisa tracing selama ini dia berinteraksi dengan siapa saja," katanya.

“Ketimbang disembunyikan, malah itu berdampak pada karyawan yang lain dan itu nyatanya lebih enggak bagus," ucapnya.

Bandel, Satgas Citarum Harum Sektor 7 dan DLH Kabupaten Bandung Menutup Saluran Limbah Pabrik

Berdasarkan pendataannya, sejauh ini ada empat karyawan dari empat perusahaan yang terkonfirmasi terkena Covid-19.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved