Poltekpos Gelar Grand Launching Prodi E-Commerce Logistics

Poltekpos menggelar grand launching program studi baru yakni E-Commerce Logistics.

Penulis: Siti Fatimah | Editor: taufik ismail
Poltekpos grand kaunching prodi E-Commerce Logistics. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Politeknik Pos Indonesia melakukan Grand Launching Program Studi Sarjana Terapan E-Commerce Logistics, Sabtu (25/7/2020).

Grand launching dilakukan langsung Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum yang juga hadir sebagai keynote speaker Webinar dengan tema "Peluang dan Tantangan Industri dan SDM E-Commerce Logistics Menuju Adaptasi Kebiasaan Baru.

Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum dalam sambutanya mengatakan, pihaknya menyambut positif adanya prodi baru yakni Sarjana Terapan E-Commerce Logistic karena ia melihat sektor ekonomi, khususnya di bidang pengiriman barang kian dibutuhkan.

Terlebih di saat pandemi Covid-19 di mana masyarakat banyak memanfaatkan pengiriman barang.

"Saya berharap adanya program studi baru ini dapat membantu perekonomian masyarakat dimasa-masa yang akan datang dan dari prodi ini diharapkan akan lahir-lahir inovator yang bisa membawa perubahan positif terhadap bangsa khususnya Jawa Barat," katanya.

Direktur Poltekpos, Agus Purnomo mengatakan, saat ini perkembangan e-commerce makin meluas. Karena itu, kebutuhan akan SDM dibidang ini juga akan makin dibutuhkan.

"Ketersediaan SDM handal belum tersedia, karena itu, Poltekpos berkomitmen dapat mendukung sektor ini dengan adanya program studi baru yang pertama di Indonesia yakni Sarjana Terapan E-Commerce Logistic," kata Agus.

E-Commerce Logistics adalah penggunaan teknologi informasi berbasis web untuk mendukung akuisisi material, proses pergudangan, dan transportasi/delivery.

Tujuan E-Commerce Logistics memungkinkan distribusi barang ke beberapa tujuan pelanggan dengan rute optimal dan informasi pelacakan persediaan sehingga diperoleh high quality, low cost, dan on time delivery.

Politeknik Pos Indonesia, sesuai dengan visinya yakni menjadi perguruan tinggi vokasi yang unggul dalam bidang E-Commerce, Logistics dan Supply Chain Management yang berdaya saing internasional pada tahun 2030.

"Untuk itu, pendirian prodi Sarjana Terapan E-Commerce Logistics adalah relevan untuk mencapai Visi Poltekpos," katanya.

Izin pendirian Prodi Sarjana Terapan E-Commerce Logistics, dikeluarkan oleh Kemendikbud dengan SK. No. 355/M/2020.

Dengan demikian Poltekpos merupakan Perguruan Tinggi pertama di Indonesia yang memiliki izin pendirian Sarjana Terapan E-Commerce Logistics.

Bagi lulusan prodi ini, kata Agus, mereka berpeluang bekerja sebagai Supervisor Inbound dan outbound di perusahaan E-Commerce Logistics maupun sebagai
Supervisor Store E-Commerce di perusahaan Marketplace (E-Commerce) serta sejumlah bidang lain yang relevan.

Pada kesempatan tersebut, salah satu pembicara webinar, Ketua Tim Pelaksana Dewan TIK Nasional (Wantiknas), Ilham Akbar Habibie mengatakan, e-commerce diprediksi akan makin meningkat hal ini seiring dengan makin bertambahnya populasi penduduk, pengguna internet, pengguna selular, serta pengguna media sosial.

Ia mengatakan, pasar e-commerce di Indonesia diprediksi tumbuh pesat hingga mencapai 46 miliar dolar pada tahun 2025.

"Saat ini bukan hanya e-commerce saja yang berkembang tapi juga social commerce," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved