Jumat, 5 Juni 2026

Terhalang Restu Anak Istri, Dedi Wahidi Batal Maju, Gantinya Tunjuk Sosok Ini di Pilkada Indramayu

Dedi Wahidi mengatakan, walau semua pihak mendorongnya untuk maju Pilkada, namun hingga saat ini anak dan istrinya melarang hal tersebut.

Tayang:
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Cirebon/ Handhika Rahman
Dedi Wahidi, anggota DPR RI Fraksi PKB sekaligus pengurus DPP PKB dalam kegiatan Harlah PKB Ke-22 di DPC PKB Indramayu, Kamis (23/7/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Dedi Wahidi meminta maaf batal maju dalam Pilkada Indramayu 2020 karena tak mendapat restu dari anak dan istrinya.

Hal tersebut disampaikan Dedi Wahidi yang merupakan anggota DPR RI Fraksi PKB sekaligus pengurus DPP PKB dalam kegiatan Harlah PKB Ke-22 di DPC PKB Indramayu, Kamis (23/7/2020).

Dedi Wahidi mengatakan, walau semua pihak mendorongnya untuk maju Pilkada, namun hingga saat ini anak dan istrinya melarang hal tersebut.

Sebagai gantinya, ia akan mendukung penuh langkah bakal calon bupati dari kubu koalisi hingga bisa memenangkan Pilkada Indramayu 2020 dan menjadi penasihat Bupati dan Wakil Bupati kelak jika terpilih.

VIDEO Persib Bandung Tak Kunjung Gelar Latihan Bersama, Kini Jelas Apa Penyebabnya

"Terima kasih kepada semua pihak yang sudah mendukung, tapi karena anak istri tidak boleh maka saya akan jadi penasihat Bupati dan Wakil Bupati saja," ujar dia kepada Tribuncirebon.com.

Dedi Wahidi yang sekarang duduk sebagai Anggota Komisi V DPR RI menyampaikan, sementara waktu DPP memberi tugas kepada Muhamad Sholihin sekaligus Ketua DPC PKB Indramayu untuk maju mencalonkan diri.

DPP PKB memberi waktu bagi Muhamad Sholihin untuk membangun koalisi yang kokoh demi kemenangan pada Pilkada Serentak sampai tanggal 25 Juli 2020.

"Saya ingin tanggal 25 sudah ke DPP melaporkan hasil koalisi ini," ujar dia.

Ia menyampaikan, hingga saat ini pembentukan koalisi tersebut sudah mulai terbentuk. Di dalamnya ada beberapa partai politik yang ikut mendukung, yakni terdiri dari PKB, Demokrat, PKS, Nasdem dan Perindo.

4 Orang Jadi Tersangka di Kasus Jasad ABK Ditemukan di Freezer, Satu di Antaranya Warga China

Sementara itu, Bakal Calon Bupati Indramayu, Muhamad Sholihin menambahkan, komunikasi politik akan terus dilakukan termasuk kepada partai politik lainnya yang belum ikut bergabung, khususnya PDI Perjuangan dan Gerindra.

Pihaknya juga merencanakan akan mengadakan pertemuan untuk mematangkan koalisi tersebut agar bisa segera dilaporkan ke DPP masing-masing partai.

"Pertemuan koalisi insya Allah besok untuk membahas duduk bersama. Satu kata kita ingin head to head," ujarnya.

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved