Empat Kecamatan di Ciamis yang Dilintasi Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap, Dimulai Tahun 2022

Tol Gedebage-Cilacap melewati Ciamis, Cidolog, Pamarican, dan Banjarsari. Dedi Mulyadi: Pembangunan fisik mulai tahun 2022.

Penulis: Andri M Dani | Editor: taufik ismail
ISTIMEWA
Peta rencanaan tol yang melewati Ciamis (garis biru). Ciamis akan memiliki dua exit toll dalam pembangunan Tol Gedebage-Tasikmalaya-Pangandaran 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID ,CIAMIS – Kepala Biro Pemerintahan dan Kerjasama Pemprov Jabar, Dedi Mulyadi mengatakan dua pintu tol (exit tol) yang berada di wilayah administrasi Kabupaten lokasinya di Kelurahan Linggasari, Kecamatan Ciamis dan di Pamarican.

Pintu tol Linggasari merupakan akses ke Ciamis kota. Sementara exit tol Pamarican menjadi akses ke Kota Banjar.

Hal tersebut dikatakan Dedi Mulyadi pada kegiatan ekspose dan sosialisasi prapersiapan rencana pengadaan tanah  untuk pembangunan jalan tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap yang diselenggarakan Pemprov Jabar di Aula Setda Ciamis, Kamis (23/7/2020) siang.

Hadir pada kegiatan ekspose tersebut sejumlah Kepala Dinas/SKPD Lingkup Pemkab Ciamis.

Yakni Kadis PU Penataan Ruang dan Pertanahan; Kadis Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup; Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa; Badan Pengelolaan Keuangan Daerah, Inspektorat, Asda II; dan Kabag Hukum.

Hadir juga camat, kepala desa, dan lurah yang wilayahnya bakal dilewati jalan Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap.  

Pembangunan jalan Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap melewati wilayah Kabupaten Ciamis sepanjang 33 km, yang menurut Dedi Mulyadi akan melintasi 22 desa dan satu kelurahan di empat kecamatan.

Yakni Kecamatan Ciamis, Cidolog, Pamarican, dan Banjarsari.

Ada sebanyak 2.451 bidang tanah milik yang harus dibebaskan.   

Pembebasan lahan tersebut katanya sebagai tindak lanjut pembangunan strategis nasional.

Jalan tol akan memperpendek jarak dan waktu tempuh yang diharapkan merangsang pertumbuhan ekonomi dan penggalian potensi setempat.

Pembangunan jalan tol untuk kesejahteraan bersama dan memberi masyarakat di daerah yang dilewatinya.

“Tapi sebelumnya perlu kajian amdal, penetapan lokasi awal dari rencana  pembebasan lahan. Tahapan awalnya adalah pendataan pemilih lahan. Dan diharapkan tahun 2022 pembangunan fisik jalan tol sudah bisa terwujud,” ujar Dedi Mulyadi.

Dari 2.451 bidang tanah yang harus dibebaskan untuk pembangunan jalan  tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap tersebut prioritasnya adalah  pengadaan tanah untuk jalan masuk tol (tol exit) di Linggasari Kecamatan Ciamis dan pintu tol Pamarican.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved